Pasca terbebasnya sepakbola Indonesia dari sanksi FIFA, Pieter Huistra, selaku eks pelatih Timnas Indonesia memberikan wejangan kepada PSSI. Pria berusia 49 tahun itu menghimbau kepada PSSI agar segera membina para pemain muda berbakat di Indonesia.

“Apabila Indonesia tidak mengadakan kompetisi untuk pemain di usia muda, maka timnas tidak akan mengalami perubahan. Saat saya memulainya, jujur mereka terlihat sangat bagus dan PSSI meniti langkah barunya,” tutur Pieter Huistra saat diwawancarai pada beberapa waktu lalu.

“Bila PSSI bisa memulainya lagi dengan baik, maka saya sungguh-sungguh percaya jika tidak lebih dari 5 tahun, PSSI mampu mengalami alterasi yang positif dan menerima sesuatu yang sesuai harapan. Namun mereka juga harus menyusun rencana jangka panjang. Hal inilah yang kerap menjadi permasalahan utama di Indonesia,” pungkas pria berkebangsaan Netherlands itu.

Menurut eks Direktur Teknik PSSI ini, sebenarnya PSSI telah mempunyai beberapa program yang lumayan bagus. Akan tetapi, program tersebut hancur usai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), yakni Imam Nahrawi memberikan sanksi pembekuan serta skorsing FIFA.

“Sebenarnya, PSSI punya antusias yang besar terhadap rencana 5 tahunnya. Mereka juga sempat memunculkan pemain-pemain dari luar negeri untuk mengkokohkan serta membangun sepakbola Indonesia. Kami pun memiliki gagasan yang jelas terkait dengan apa yang harus kami lakukan untuk membangun timnas,” tutup pria yang sempat menjadi turtor Persipasi Bandung Raya ini.