Waspada, Rasa Yang Berbeda Dari Air Mineral

DUAKALI.COM – Air mineral atau yang biasa dikenal dengan sebutan air putih, merupakan salah satu minuman yang wajib kita konsumsi setiap harinya.
Selain untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh, air mineral juga sering dihubungkan dengan diet, kecantikkan, awet muda, dan sakit pinggang.

Air mineral ada beberapa jenis, misalnya air mineral yang diproduksi perusahaan air minum, air isi ulang, atau air yang dimasak sendiri di rumah.

Pernahkah anda merasakan rasa yang berbeda saat anda meminum air putih yang telah anda diamkan selama semalam begitu saja di tempat terbuka tanpa ditutup? Jika pernah, apakah anda memikirkan apa penyebabnya?

Seperti yang dilansir oleh goodhousekeeping.com, menurut Discovery News, hal itu ada hubungannya dengan udara di sekitar air. Air yang terpapar udara secara langsung akan menyerap karbon dioksida, dan sebagian kecil dari karbon dioksida tersebut akan berubah menjadi asam karbonat.

Saat asam karbonat kehilangan satu atau dua proton, dan berubah menjadi bi-karbonat atau karbonat, masing-masing akan membuat pH air menjadi lebih rendah, yang menyebabkan perubahan rasa pada air. Air tersebut dapat menjadi tempat perkembangbiakan jamur dan larva nyamuk. Belum lagi jika air menyerap debu di sekitarnya.

Jadi jika Anda memiliki sisa air yang belum habis diminum, lebih baik anda membuangnya, dan mengganti dengan air yang baru.