Japanese woman coughing

Tuberkulosis (TB) ialah penyakit menular langsung yang berbahaya bagi orang lain. Tapinya, kita tak pernah menyadari bagaimana proses penularan penyakit ini. Mari simak penjelasannya berikut ini!

Dikatakan secara langsung Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Pengendalian Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr HM Subuh, MPPM, cara untuk penularan TB yaitu melalui dahak. Bahkan, air ludah manusia sudah mengandung jutaan partikel kuman yang harus diwaspadai.

Semisal, di saat kita berbicara saja, manusia itu telah mengeluarkan 0-210 partikel kuman. Ketika batuk mengeluarkan 0-3500 partikel. Sementara itu jikalau kita bersin mulut mengeluarkan 4500-1 juta partikel.

“Maka kenapa pentingnya tuk di sosialisasikan TB kepada masyarakat. Takkan ada cara lain juga, pasien TB harus pakai masker agar tidak menularkan ke orang lain,” tuturnya saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan.

Dia mengutarakan, bahwa satu orang yang mengidap TB aktif, dapat menginfeksi 10-15 orang per tahunnya. Bahkan, 1 dari 10 orang yang terinfeksi TB aktif akan menderita selama masa hidupnya.

“Bayangkan saja didalam satu rumah ada satu penderita TB aktif, dia tinggal bersama keluarganya dengan jumlah 5-6 orang, pastinya nanti akan mudah tertular,” imbuhnya.

Yang lebih merugikan lagi, menurut dr Subuh, jikalau nantinya pasien TB MDR akan menularkan golongan penyakit sama kepada orang lain. Begitu pula, dengan kasus penularan TB XDR, langsung menularkan golongan penyakit itu.

“Ini yang sangat menyulitkan kita. Pasien TB MDR menularkan penyakit ke orang lain langsung TB MDR juga. Kalau sudah TB XDR, orang yang ditularkan pun bakal kena TB XDR,” katanya.

Oleh sebab itu, berdasarkan roadmap eradikasi TB yang harus diwujudkan pada tahun 2050, semenjak saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah berupaya melakukan pendekatan kepada keluarga buat mencegah penularan TB secara langsung.

Semenjak 2015 kemarin kita targetkan 4 juta orang tuk melakukan pemeriksaan TB di puskesmas. Dengan cara ini, kita berharap cepat menemukan pasien TB dan segera diobati,” tuntasnya.