Bukanlah perihal yang lumrah lagi jikalau nantinya ajang balapan mobil ternama di dunia, Formula One (F1) penuh dengan risiko. Hal tersebut pasti sudah disadari oleh setiap pembalap F1 tak terkecuali Fernando Alonso. Pembalap McLaren itu telah mengalami dua kecelakaan naas dalam dua musim beruntun.

Pada musim yang lalu, Alonso tengah mengalami insiden tabrakan dengan rider Ferrari, Kimi Raikkonen di GP Austria, Juni 2015. Akibat dari kecelakaan itu, kedua pembalap tersebut harus menepi lebih cepat. Kini, Alonso kembali mengalami kecelakaan pada seri pembuka di Melbourne beberapa waktu lalu.

Biarpun demikian, pria 34 tahun itu mengaku tidak jera untuk kembali mengaspal. Namun kini, ia harus bersabar. Pasalnya, Alonso gagal melewati tes medis pascainsiden yang terjadi di Melbourne. Pihak medis mengatakan, kondisi Alonso tidak memungkinkan untuk kembali mengaspal dalam waktu dekat. Kendati demikian, belum ada keputusan berapa lama waktu yang diperlukan Alonso untuk dapat kembali bersaing di atas lintasan.

“Pandangan saya, ini bukanlah waktu yang tepat tuk memikirkan mengenai risiko. Biarpun kini saya mengalami cedera ringan dan sakit di beberapa bagian dan bahkan sulit untuk tidur serta pergerakan saya terbatas. Tapinya saya ingin kembali duduk di dalam mobil dan menikmati balapan,” tutur Alonso.

“Di dalam dunia olahraga balap ini apapun dapat terjadi disetiap seorang pembalap masuk ke dalam mobilnya. Tapinya saya sangat menyukai tantangan didalamnya dan risiko yang ada,” lanjut pria kelahiran Spanyol ini.