Liga Champions – Tak bisa dibenarkan, jika terdengar isu kerenggangan di ruang ganti Arsenal. Semua berjalan seperti apa adanya, semua baik-baik saja. Memang terlintas rasa sedih dan kecewa, tapi internal tim tetaplah solid seperti sedia kala. Semua orang pastinya pernah mengalami kesedihan juga kekecawaan. Namun Menurut Arsene Wenger hal itu bukanlah alasan terjadinya kerenggangan internal klub.

Lagi-lagi isu tak sedap melanda The Gunners. Internal tim dirumorkan mengalami keretakan dan ini semakin mengancam jabatan Wenger sebagai juru taktik. Menyusul kekalahan telak klub asal London Utara kala menjalani pertarungan versus Bayern Munich dalam leg pertama perdelapan final Liga Champions pada 15 Februari lalu. Tanpa perlawanan sama sekali, Arsenal yang turun dengan skuat inti dihajar lima gol. Tim yang menghuni peringkat empat Liga Primer Inggris, hanya bisa membalaskan satu buah gol yang membuat mereka hancur 1-5.


Usai laga tersebut, media Inggris yang memang terkenal ‘suka mencela’ sontak menuliskan berita-berita yang kurang sedap mengarah kepada Wenger. Periode ini kembali dimanfaatkan fans fanatik untuk memaksa sang pemilik kesebelasan agar segera melengserkan juru taktik asal Perancis itu. Nasib the Gunners memang belum berakhir.

Masih ada kesempatan di leg kedua, dimana mereka akan melakoni laga sebagai tuan rumah di Emirates. Kendati demikian, tidaklah enteng untuk bisa memenangkan pertarungan melawan kesebelasan sekuat Bavarians, terlebih dengan selisih skor yang cukup besar.

Kekalahan yang dialami The Gunners di Allianz Arena juga menambah kesuraman catatan yang dibukukan oleh Wenger, setelah di Panggung Premier League, Alexis Sanchez dan kawan-kawan kemungkinan besar akan kembali gagal menyabet titel kejuaraan liga domestik musim ini. Dengan mengoleksi poin 50 dan berada di posisi keempat klasemen sementara, Meriam London terpaut selisih 10 angka dari Chelsea yang masih kokoh di puncak klasemen sementara.

Menanggapi kekalahan kontra Bavarians, berhembus isu jika Sanchez sempat panas di ruang ganti pemain. Bersama beberapa rekan setim, striker berkebangsaan Chile itu tak bisa terima Arsenal ditaklukan dengan sangat mudah. Menanggapi rumor tak enak tersebut, Wenger meyakinkan pasukan arahannya baik-baik saja. Tak ada perpecahan atau masalah apapun. Kekalahan itu memang berimbas pada moral tim, tapi Wenger memastikan bila tak ada masalah besar di tim, semuanya berjalan baik-baik saja.

Arsenal akan melawan Sutton di laga lanjutan Piala FA dini hari nanti, empat hari setelahnya mereka akan melakoni laga lanjutan Liga Primer Inggris dan akan bertandang ke kandang Southampton. Ini merupakan kesempatan anak asuh Arsene Wenger untuk memperbaiki hasil bruuk yang telah mereka peroleh di beberapa laga terakhir mereka. Mereka pun harus kembali membangun kepercayaan diri mereka setelah laga kontra Bayern yang lalu.