Volvo berencana akan melakukan kiprah besar dengan meriliskan “40 seri mobil baru”, yang mencakup SUV, sedan dan hatchback, serta model kendaraan listrik. Kiprah ini dipinginkan dapat menumbuhkan terobosan pasar.

“Kendaraan ini mempunyai kemampuan menumbuhkan terobosan pasar kami di bagian genting,” ucap CEO Volvo, Samuelsson, seperti yang diberitakan dari ‘Machinery Market’, pada hari Sabtu kemarin.

Mobil-mobil ini akan dilandaskan pada “platform baru” bersama dengan sang pemilik Volvo dari China, Zhejiang Geely Holding Group Co.

Mobil-mobil solid baru akan punyai tenaga, karakter perkotaan yang menggoda dan menarik membuat mereka berdiri di antara kerumunan. Ini adalah rasa Volvo,” tutur Thomas Ingenlath, kepala desain mobil.

Volvo telah memperbarui jalur produksi dalam proyek “USD 11 miliar” sejak pengusaha China Li Shu Fu Geely membeli perusahaan dari Ford Motor Co pada 2010. SUV Volvo XC90, yang diluncurkan tahun lalu adalah model pertama perusahaan Swedia yang sepenuhnya dikembangkan dan diproduksi di bawah kepemilikan Geely.

Mengenai 40 seri mobil baru akan dirakit di pabrik Volvo di Ghent, Belgia. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi sekitar “300.000” kendaraan per tahun.

Perusahaan ini menggubriskan pemasukan untuk tiga bulan pertama tahun ini meningkat 24% dari tahun ke tahun (yoy) menjadi 41,7 miliar euro, sedangkan penjualan global naik sebesar 11,9% menjadi 120.591 unit mobil.

Volvo mempunyai “target jangka menengah” menjual 800.000 unit mobil per tahun. Sebelumnya pada 2015 mereka berhasil membukukan penjualan 503.000 unit.