yandex
Bisnis

Volks Milks, Usaha Kedai Susu Beromzet Rp 60 Juta/Bulan

Saat ini, semakin banyak masyarakat di Indonesia yang telah memahami betapa krusialnya memenuhi asupan gizi melalui gaya hidup yang sehat, salah satunya dengan mengasup susu. Peluang ini pun sudah banyak dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk mendapatkan pundi-pundi uang yang menggiurkan. Salah satunya adalah usaha kedai susu Volks Milks yang dirintis oleh 3 pemuda, Lukman Hakim, Sony Radiansyah, dan Andika Ilmar.

Dalam usaha susu murni bernama Volks Milks itu, ketiga pemuda itu mengusung tagline Sehat dan Merakyat. Kini, seiring dengan semakin berkembangnya usaha tersebut, Volks Milks mampu memperoleh omzet yang besarnya mencapai puluhan juta rupiah setiap bulannya.

Usaha kedai susu yang digawangi oleh Sony Radiansyah ini didirikan sejak bulan April 2012 di Bilangan Raden Sanin, Depok, Jawa Barat. Dalam bisnis ini, Volks Milks menawarkan beragam minuman yang diolah dari susu murni. “Kami sangat tertarik untuk menggeluti usaha ini karena selain sehat, proses pembuatannya juga sangat mudah. Tak hanya itu, usaha kedai susu di kawasan ini belum ada, sehingga kami optimis jika usaha ini akan banyak dikunjungi oleh konsumen,” tutur Sony.

Sebelum memulai usaha kedai susunya ini, Sony bersama kedua rekannya mencari-cari referensi minuman olahan susu yang nikmat dari internet. Ia pun melakukan uji coba resepnya selama 6 bulan hingga mendapatkan olahan susu yang benar-benar pas. Setelah mendapatkannya, Sony pun memutuskan untuk membuka usaha susunya itu menggunakan gerobak.

Hal tersebut tidak terlepas dari kecilnya modal yang dimiliki ketiga pemuda itu. Untuk memulainya, Sony mengaku menghabiskan modal sebesar Rp 5 juta dari hasil patungan. Modal tersebut mereka gunakan untuk membeli gerobak, perlengkapan usaha, tenda, dan juga bahan baku awalnya. Walaupun hanya berjualan menggunakan gerobak, tapi produk susu yang ditawarkan di Volks Milks direspon sangat bagus oleh masyarakat. Bahkan setiap harinya, 20 liter susu laris terjual.

Namun sayang, kondisi tersebut tidak mampu bertahan lama. Konsumennya pun semakin berkurang dan omzet yang didapat mereka juga semakin menurun. Setelah melakukan evaluasi, Sony dan kedua rekannya menyadari bahwa konsumen merasa bosan dengan variasi rasa yang itu-itu saja. Karena hal itulah, Sony lantas menambah varian rasa produk susunya dan menawarkan aneka makanan ringan maupun berat.

Tepatnya pada awal tahun 2013, Volks Milks pun kembali ramai dikunjungi pelanggan dan omzet yang didapat pun kembali meningkat. Saat ini, Volks Milks menawarkan 18 varian rasa susu yang menyegarkan, seperti cokelat, strawberry, durian, melon, jeruk, blueberry, taro, jahe, gula merah, original, mocca, vanilla, leci, anggur, pisang, green tea, oreo, dan juga madu.

menu-volks-milks

Sony mengaku, bahan baku susu yang digunakannya dalam usaha kedai susu ini diambil dari peternakan kemudian dicampur dengan varian rasa yang diinginkan. Menariknya, campuran susu tersebut dibuatnya sendiri sehingga lebih aman untuk dikonsumsi lantaran tidak mengandung bahan-bahan yang membahayakan.

Tidak hanya susu murni, Volks Milks juga menyajikan beragam jenis olahan susu seperti, yoghurt yang memiliki 10 macam pilihan, diantaranya vanilla, durian, melon, pisang, mangga, strawberry, anggur, leci, jeruk, dan blueberry. Sementara untuk sajian makanan yang ditawarkan adalah pisang bakar, ketan susu, brownies, roti bakar, pancake, dan tape bakar.

Sesuai dengan tagline dari usaha kedai susunya itu, yakni Sehat dan Merakyat, sejumlah menu makanan dan minuman yang ditawarkan dibanderol dengan harga yang bersahabat. Untuk minuman yoghurt dan susunya dibanderol seharga Rp 7 ribu sampai Rp 12 ribu per gelasnya. Apabila konsumennya ingin menambah topping, mereka hanya perlu membayar tamabahan Rp 1-3 ribu per toppingnya.

Sementara untuk harga makannya sendiri, dijual dengan harga Rp 8 ribu sampai Rp 12 ribu per porsinya. Dengan harga tersebut, Sony mengaku setiap bulannya bisa menjual hingga 70 liter susu dengan perolehan omset yang besarnya mencapai Rp 60 juta.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button