Uber Kini Memiliki Kepala Keamanan Baru

Uber baru saja menunjuk Joe Sullivan sebagai Chief Security Officer pertama mereka. Langkah yang seharusnya mereka ambil sebelum terjadi berbagai kejadian buruk. Joe Sullivan pernah bekerja di Facebook dengan posisi yang sama selama 5 tahun. Sebelum itu, dia juga pernah bekerja untuk eBay.

Mulai akhir April nanti, Sullivan akan mendapatkan tugas untuk memperkuat keamanan Uber, baik keamanan data digital maupun keamanan fisik. Hal ini dilakukan untuk memastikan agar keamanan perusahaan, pengguna dan sopir tetap terjaga. Sullivan harus memastikan bahwa keamanan aplikasi Uber cukup memadai agar aplikasi tersebut tidak mudah diretas, sehingga data sensitif para pelanggan akan tetap aman. Selain itu, Sullivan juga harus memeriksa latar belakang dari para sopir dengan lebih ketat.

Database Uber pernah diretas sebelum ini. Informasi sensitif mengenai 50.000 sopir Uber tersebar luas. Selain itu, Uber juga pernah mengalami masalah dengan beberapa sopir mereka di Prancis dan India, yang dituduh melakukan pemerkosaan. Kejadian inilah yang memaksa Uber untuk membuat sebuah tombol panik yang dapat digunakan oleh para pengguna Uber untuk menghubungi pihak yang berwajib.

Kejadian ini juga mendorong Uber untuk meluncurkan sebuah program keamanan baru seperti Incident Response Team yang dapat dihubungi selama 24 jam sehari,  7 hari dalam seminggu. Tugas dari tim ini adalah untuk mengatasi dan melakukan investigasi jika terjadi sebuah kecelakaan atau kejadian buruk pada perusahaan.

Saat ini, Sulliva mengatakan bahwa dia hanya berencana untuk memperkuat sistem keamanan yang sudah ada, meski tidak tertutup kemungkinan dia akan memperkenalkan sistem keamanan baru. (engadget)

ABE

Sumber : metrotvnews.com