Duakali – Mengawali gaya hidup sehat dengan rajin berolahraga bagi sebagian orang mungkin mudah dikatakan tapinya sulit untuk dipraktikkan. Ada saja berbagai hal yang kemudian jadi alasan untuk akhirnya berhenti di tengah jalan.

Bagaimana caranya agar bisa berhasil membangun rutinitas olahraga sebagai tradisi? Ketua Federasi Triathlon Indonesia, Reza Puspo, mengutarakan ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

Terutama adalah dengan membulatkan niat dan mulai dari kegiatan yang ringan. Tapinya jikalau nantinya pingin rutin olahraga lari contohnya maka mulai dengan intensitas yang ringan agar badan terbiasa dahulu baru kemudian perlahan-lahan menaikkan tingkat kesulitannya.

Jikalau nantinya saat pertama kali berupaya olahraga langsung memaksakan diri maka risiko terjadinya cedera akan lebih besar. Hal ini kemudian bisa berdampak membuat kenangan buruk dan menggoyahkan niat.

“Jadi kita memang nggak bisa paksa juga badan ini yang biasanya duduk kerja dari jam sembilan ke jam enam untuk langsung aktif beraktivitas olahraga. Tapinya memang perlu waktu minimal tiga bulan,” kata Reza ketika ditemui pada acara temu media Synthesis Merdeka Ride, gedung Synthesis, Jakarta, pada hari Jumat kemarin.

Hal yang kedua menurut Reza adalah dengan bergabung ke dalam komunitas dan mendapatkan teman untuk melakukan aktivitas bareng. Dengan demikian motivasi untuk olahraga juga bisa tetap terjaga sampai akhirnya menjadi suatu kebiasaan.

“Komunitas itu asik ngajakin, mengayomi, dan memberi ilmu pengalaman contohnya tentang naik sepeda atau lari. Dan kadang komunitas itu ngajak melulu, jadinya kalau kita udah masuk ‘ayo sepedaan, ayo ke sini, ayo kasihan tuh sepedanya karatan nanti,'” ucap Reza.

“Jikalau udah bareng komunitas pasti akan ada kegiatan dan itu akan menjadi inspirasi kita untuk keep on going. Insya Allah kalau sudah terbiasa tiga bulan badan kita pun kalau berhenti kaya ada penolakan, ‘aduh badan kok rasanya nggak enak ya,'” tutupnya.