Lembaga independen tuk keselamatan jalan raya, Insurance Institue for Safety Highway (IIHS) mengeluarkan rilis perdana, terpaut uji kualitas pencahayaan mobil. Ini ditujukan untuk menekan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas.

Sebagai pendahuluan, IIHS menguji 31 unit mobil. Hasilnya hanya satu mobil yang punya predikat pencahayaan baik, yaitu Toyota Prius V.

Hasilnya sungguh mengagetkan, karena dalam beberapa tes terakhir, banyak merek yang lain memperlihatkan juga teknologi lampu depan yang canggih (curve-adapting system) dan LED. Di mana itu diklaim sebagai perangkat penambah keamanan, namun nyatanya tidak demikian.

“Belum diyakinkan seperti itu (perangkat penambah keamanan), dan harga mahal tak ada hubungannya dengan efektivitas lampu LED tersebut. Produsen harus memperhatikan masalah ini, untuk memastikan lampu ditujukan secara konsisten dan benar dari pabrik,” ujar Matthew Brumbelow, Senior Research Engineer IIHS.

Hasil yang ditemukan, predikat “baik” hanya diperoleh Toyota Prius V. Kemudian untuk kualitas pencahayaan dengan nilai “diterima”, di antaranya Audi A3, Nissan Maxima, Honda Accord 4-pintu, Infiniti Q50, Volkswagen CC, Lexus ES, Volkswagen Jetta, Lexus IS, Volvo S60 dan Mazda 6.

Mobil berjulukan “marjinal”, Acura TLX, Ford Fusion, Audi A4, Lincoln MKZ, BMW 2-series, BMW 3-Series, Subaru Legacy, Toyota Camry and Chrysler 200. Sementara digolongan mobil dengan rating “buruk”, Buick Verano, Kia Optima, Cadillac ATS, Mercedes-Benz C-Class, Chevy Malibu, Mercedes-Benz CLA, Hyundai Sonata, Nissan Altima and Volkswagen Passat.