Saat ini, Tottenham Hotspur tengah melakukan perbincangan khusus dengan pihak AS Roma terkait keterterikannya untuk menggaet salah satu pemain strikernya, Antonio Sanabria. Sejauh ini, proses negosiasi masih akan berlangsung dan tampaknya membutuhkan waktu yang cukup panjang, khususnya perihal bagaimana rencana Roma nantinya untuk pemain berkebangsaan Paraguay itu.

Sebenarnya, pemain berusia 20 tahun  itu memiliki potensi yang berbobot tapi sulit untuk bersaing di sektor depan ‎i Giallorossi. Dihadirkan dari Barca, Antonio Sanabria sempat bermain di klub utama beberapa kali saja lantaran ia masih harus difokuskan pada Tim Primavera Roma.

Pada musim lalu, pemain kelahiran 4 Maret 1996 itu sempat menjadi pemain pinjaman untuk
Sporting Gijon dan ia pun sukses bermain apik dengan menorehkan 11 gol yang menjadikan namanya menjadi bidikan sejumlah klub besar lainnya.

‎i Giallorossi sendiri diprediksi tidak akan menjadikan Sanabria sebagai rencana di masa depan klubnya itu. Hal tersebut sangat jelas terbukti dengan dipermanenkannya striker muda yang mumpuni, Umar Sadiq, bersamaan dengan pengumuman diperpanjangnya kontrak Stephen El Shaarawy serta Nobert Gyomber.

“Memang, kami sudah menjalin kontrak dengan Spur, tapi kami masih harus melakukan evaluasi lagi. Kini, Antonio merupakan salah satu pemain yang sedang kami perbincangkan terkait karirnya di musim depan. Dan saat ini, belum ada kepastian terkait masa depannya, mungkin kita bisa melihatnya dalam beberapa minggu ke depan,” papar  Raul Verdu.

Di usianya yang masih 20 tahun, namanya sudah masuk ke dalam skuad Timnas Paraguay dalam kompetisi Copa America Centenario 2016, tapi ia tak dapat memperkuat dan membawa negaranya itu masuk ke fase grup. Kabarnya, setelah bergabung bersama Suprs, Antonio akan diposisikan sebagai pelapis dari Harry Kane, yang saat ini menjadi striker andalan tim yang ditukangi oleh Mauricio Pochettino itu.