Tidur, Senjata Ampuh Lawan Kepikunan

Jakarta: Lupa ingatan alias pikun biasanya menyerang para lansia (lanjut usia). Namun, rupanya kepikunan juga bisa menyerang seseorang tak peduli seberapa muda atau tua Anda.

Anda mungkin pernah mengalami hal di mana Anda lupa meletakkan kunci mobil, ponsel, atau benda-benda lainnya? Ini pertanda Anda mengalami lupa ingatan jangka pendek.

Apa yang menyebabkan ingatan Anda melemah?

– Kurang tidur
Ketika otak Anda lelah karena kurang tidur, itu memengaruhi memori, bahkan bisa menyebabkan lupa ingatan. Baru-baru ini, para ilmuwan telah menemukan bahwa selama Anda tidur nyenyak, gelombang otak mengangkut memori dari hippocampus, daerah otak yang terlibat dalam memori jangka pendek ke korteks prefrontal di depan otak, di mana memori jangka panjang disimpan.

Menurut peneliti di University of California, Berkeley, jika hal ini terjadi, ingatan jangka pendek akan ditimpa dengan hal yang baru sehingga Anda akan lupa.

Tidur malam yang berkualitas adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah lupa ingatan jangka pendek. Masalahnya adalah bahwa para lansia merasa lebih sulit untuk tidur nyenyak. Tetapi ada beberapa cara untuk membuatnya lebih mudah, seperti menghindari tidur siang dan menghindari kafein kopi atau teh di malam hari.

– Terlalu banyak makan makanan cepat saji
Keseringan makan junk food seperti kue, keripik, dan biskuit tak hanya memengaruhi berat badan Anda, tetapi juga dapat memengaruhi momori Anda. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula menyebabkan peradangan pada salah satu bagian otak.

Para ilmuwan di University of New South Wales, Australia, menemukan bahwa makan junk food setiap hari menyebabkan peradangan di otak setelah satu minggu. Penelitian ini dilakukan pada tikus, namun tak menutup kemungkinan terjadi pada manusia.

– Merokok
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa hanya sekali merokok bisa berdampak pada otak. Salah satu studi dari King College London menganalisa bahwa perokok mengalami kemampuan penalaran dan belajar yang buruk. Hal ini terkait dengan fakta bahwa merokok mengurangi jumlah oksigen yang mencapai otak.

– Tidak melatih otak
Ketika seseorang didiagnosis menderita lupa ingatan, mereka sering mulai melupakan hobi normal dan kegiatan yang mereka sukai. Namun, untuk mempertahankan kemampuan mental dan keterampilan memori Anda selama mungkin, yang Anda butuhkan adalah menjaga otak Anda untuk tetap menerima stimulasi.

Otak Anda juga perlu latihan agar memiliki memori kuat. Ada berbagai cara untuk merangsang otak Anda dan meningkatkan memori Anda, seperti permainan kata, teka-teki, mendengarkan musik, dan melakukan kegiatan praktis seperti membuat kue atau berkebun. (Ningtriasih/Daily Mail)
ROS

Sumber : metrotvnews.com