Manajer West Ham United, Slaven Bilic, mengizinkan para pemainnya untuk melakukan diving atau pura-pura terjatuh demi mendapatkan penalti.

Hal itu dikatakan Bilic pada jumpa pers jelang pertandingan melawan Watford yang akan dilangsungkan pada Rabu kemarin. Pernyataan Bilic itu juga terkait dengan minimnya hadiah penalti bagi West Ham.

Saat bermain imbang melawan Leicester City pada hari Minggu silam, The Hammes – julukan West Ham – dihadiahi sekaligus diganjar hukuman penalti oleh wasit Jonathan Moss.

Secara keseluruhan, West Ham sudah mendapatkan dua hadiah penalti. Namun, hukuman penalti untuk mereka lebih banyak, tujuh kali. Demi mendapatkan gol dan poin, Bilic pun tak mempersoalkan para pemainnya untuk melakukan diving pada pertandingan melawan Watford.

“Saya tentu senang apabila kami mendapat penalti. Namun, di sisi lain, saya tak mau klub ini dilabeli tukang diving, jika dalam beberapa kesempatan (melakukan diving), saya tak mempermasalahkannya. Saya bangga (pemain) klub ini bukanlah yang suka mencari diving,” tutur pelatih asal Kroasia itu.

The Hammers saat ini menduduki peringkat ke-6 di klasemen sementara Premier League dengan koleksi 53 poin. Mereka berjarak tiga angka dari setan merah yang berada di posisi kelima atau pemegang tiket terakhir ke Liga Europa lewat jalur liga.

Andai posisi klasemen saat ini tidak berubah, The Hammers juga tetap bisa melangkah ke kompetisi antarklub Eropa kendati finis di peringkat ke-6. Hal itu tak lepas dari jatah dari Piala Liga yang dimenangi Manchester City berpindah ke tim peringkat ke-6 Premier League.