Massimiliano Allegri mengutarakan bahwa Juventus mesti menjadikan titel Liga Champions musim depan sebagai target. Berdasarkan penilaian sang pelatih, timnya harus membenahi beberapa kesalahan yang mereka lakukan di pentas Eropa musim ini.

Dominasi Juventus di Serie A masih bersinambungan pada musim ini. La Vecchia Signora hampir dipastikan meraih scudetto kelima secara berturut-turut seusai mengalahkan Fiorentina 2-1 di Artemio Franchi, pada hari Senin dinihari kemarin WIB.

Juve di saat sekarang ini hanya membutuhkan satu poin untuk menjadi sang juara Liga Serie A Italia musim ini. Mereka bahkan bisa saja tak membutuhkan satu poin itu asalkan Napoli yang menjadi pesaing terdekat gagal mengalahkan AS Roma di Olimpico malam ini.

Biarpun begitu perkasa di Italia, Juve terbilang sangat lama puasa gelar di kompetisi Eropa. Mereka terakhir kalinya menjadi juara Liga Champions pada musim 1995/1996. Selepas itu, mereka empat kali masuk final Liga Champions, tapinya harus puas jadi runner-up.

Allegri mengutarakan bahwa dirinya berharap puasa gelar tersebut lekas berakhir pada musim depan. Dia pun telah mencanangkan target juara di pentas Eropa.

“Musim depan kami harus menargetkan tuk menjadi sang juara Liga Champions,” tutur Allegri.

Perjalanan Juventus di ajang Liga Champions musim ini terhenti dibabak 16 besar. Mereka secara dramatis tengah disingkirkan oleh Bayern Munich.

“Terlepas dari sistem taktiknya, saya berkeyakinan kami mestinya membenahi kontrol bola kami ketika berada di bawah tekanan dan ketika unggul. Kami tak boleh kehilangan bola dengan cara yang sembrono, jadi itulah yang harus kami benahi dalam momen-momen tertentu dalam pertandingan,” tutur Allegri.

Demi berprestasinya di ajang Liga Champions, Juventus berencana memperkuat skuat mereka dengan mendatangkan pemain-pemain baru di bursa transfer musim panas ini. Beberapa nama telah dibidiknya.

“Klub akan fokus membenahi skuat, semisal yang dilakukan pada musim panas lalu, mendatangkan pemain-pemain muda dengan strategi yang bagus,” tuntas Allegri.