Woman shopping online with credit card

Disaat sekarang ini, entrepreneur telah jadi salah satu profesi yang tengah diperhitungkan kebanyakan orang. Bagaimana tidak, menjadi entrepreneur berarti Anda membangun kerajaan bisnis sendiri. Mempekerjakan orang, memproduksi, serta dapat menikmati hasilnya sendiri.

Buat usaha kecil menengah (UKM), data mengunjukkan wanita Indonesia telah unjuk gigi. Setidaknya wanita telah meramaikan 30 persen UKM di Indonesia. Tentu saja ini angka yang membanggakan dan diharapkan wanita bisa memaksimalkan potensi berwirausaha untuk mempercepat pertumbuhan bisnis.

Agar usaha ini bisa memaksimalkan potensi wanita tuk berwirausaha secara optimal dan mencapai 100 persen atau setara dengan pria. Wanita wirausaha perlu mematahkan tantangan-tantangan yang ada. Semisal pengalaman dari Presiden Direktur Pratama Groups, Liana Trisnawati. Secara general Liana membagikan tips untuk wanita wirausaha menghadapi persaingan bisnis.

“Tantangan utamanya ialah rata-rata perempuan Indonesia hanya satu, wanita Indonesia itu kreatif tetapi terkadang lupa untuk belajar a sampai z mengenai administrasi bisnis. Jangan salah lho, ini penting untuk membangun bisnis agar berkembang maju,” ungkap Liana.

Pengusaha wanita berhijab ini mengutarakan, bahwa wanita yang ingin berwirausaha sebelumnya harus belajar mengenai administrasi, sumber daya manusia, keuangan, business development, dan after sales.

Ini berguna agar disaat bisnis Anda dimulai Anda sudah miliki sistem yang telah dipelajari semua. “Ada lagi tantangan untuk wanita ketika berbisnis. Untuk perekrutan, wanita juga harus tegas, jangan lantas ada saudara ‘nitip’ anaknya atau teman yang ingin pekerjaan tetapi tidak kompeten lalu hire seenaknya. Bisnis adalah tentang sistem yang harus berjalan dengan baik,” tuntasnya.