Tangkal Penyakit Jantung Koroner dengan Yoghurt

Jakarta: Yoghurt merupakan sumber makanan yang dikenal mampu menyehatkan pencernaan dan membantu menurunkan berat badan.

Kandungan susu dalam yoghurt, dipercaya mampu mencegah kekeroposan tulang.

“Yoghurt merupakan fermentasi dari susu segar dan bakteri asam laktat lactobacillus bulgarius dan streptococcus thermophilus. Bakteri baik tersebut mengandung probiotik yang membantu fungsi saluran cerna dan mencegah bakteri patogen penyebab kanker usus dan saluran cerna,” ujar Dr. Marya Haryono, M.Gizi, SpGK, Dokter Spesialis Gizi Klinis dari FKUI.

Di samping itu, ada manfaat lain dari yoghurt yang jarang diketahui, yakni mampu mencegah tekanan darah tinggi dan jantung koroner.

Kesimpulan tersebut diperoleh berdasarkan penelitian yang dilakukan Shiraz University of Medical Science bekerja sama dengan Armenian Agricultural Academy.

Mereka menganalisis responden yang memiliki level kolestrol 200-304 mg/dl. Hasilnya, para responden yang rutin mengonsumsi yoghurt yang mengandung probiotik selama empat minggu berturut-turut berhasil menurunkan level LDL (kolestrol jahat).

Yoghurt juga tergolong makanan yang aman dikonsumsi, termasuk orang yang menderita lactose intolerance.

Lactose intolerance merupakan sebuah kondisi di mana tubuh tidak bisa menyerap lactosa (gula dalam susu) karena kurangnya enzim laktase dalam tubuh. Kondisi ini sering ditandai gejala mual, kembung, bahkan diare ketika mengonsumsi minuman berbahan susu.

“Lactose intolerance diderita hampir 70 persen populasi dunia. Jadi untuk memenuhi kebutuhan kalsium, penderita lactose intolerance bisa mengganti dengan yoghurt,” terang dokter Marya.

Meski berasal dari susu, kandungan gula yang terdapat pada yoghurt telah diubah menjadi bagian yang sederhana saat fermentasi.
ROS

Sumber : metrotvnews.com