Setelah melakukan proses yang cukup panjang, akhirnya Persela Lamongan resmi mendatangkan Sutan Harhara untuk menukangi Laskar Joko Tingkir dalam memenangkan sejumlah pertandingan.

Menjelang kompetisi Indonesia Soccer Championship Level A (ISC-A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Sutan diharapkan mampu melatih para pemainnya agar tampil apik dan mengharumkan nama klubnya di kompetisi bergengsi itu.

Yuhronur Efendi, selaku CEO Persela Lamongan menyatakan bahwa sebelum pihaknya resmi menjadikan Sutan Harhara sebagai pelatih, ia memberikan penjabatan terkait program-progamnya dengan sangat bagus.

Pelatih berusia 63 tahun itu dinilai punya keserupaan dengan eks pelatih Laskar Joko Tingkir, Miroslav Janu. Sutan Harhara juga diklaim sudah banyak makan asam garam di dunia sepak bola.

“Ada keserupaan antara Sutan Harhara dengan Miroslav Janu. Dia juga punya pengalaman dan dikenal sebagai sosok yang patuh pada aturan dan gamblang. Diharapkan asuhannya terhadap Persela Lamongan mampu memberikan pengaruh positif untuk tim ini,” jelas Efendi.

Saat ini, memang Persela Lamongan tengah gencar-gencarnya mencari pelatih anyar setelah hengkangnya Stefan Hansson. Pria berkebangsaan Swedia itu sempat menukangi Mitra Kukar dan memutuskan untuk mengundurkan diri lantaran ia merasa tidak berhasil membawa timnya tampil optimal di ajang TSC 2016.

Sebelum Sutan Harhara disahkan sebagai pelatih anyar Persela Lamongan, klub ini sempat urung saat merekrut pelatih yang diincarnya seperti Benny Dollo, Danurwindo, Fachri Husaini, Aji Santoso, Iwan Setiawan, Miljan Radovic, dan Jacksen F. Tiago.