Belakangan ini, Oki Setiana Dewi diterpa sebuah cemoohan dari para netizen terkait panggilan ustazah yang diembannya. Cemoohan tersebut menyebutkan sejumlah argumentasi yang menurut mereka Oki belum layak jika dipanggil dengan sebutan ustazah. Meski demikian, hal itu tak lantas menghentikan niat baik Oki untuk tetap berdakwah dan tetap beramal.

Di bulan yang penuh rahmat ini, wanita yang pernah menekuni studinya di Universitas Indonesia itu rupanya tengah membangun pesantren dan masjid sebagai fasilitas mendidik remaja-remaja Indonesia untuk menghafal Al Quran.

“Saya memang sedang menjalankan program pembangunan masjid dan pesantren. Pada Januari tahun depan, saya akan resmikan satu masjid dan selanjutnya saya akan kembali mengerjakan program selanjutnya,” ujar Oki saat diwawancarai pada beberapa waktu lalu.

Pesantren yang dibangunnya itu dilakukan bersama dengan komunitasnya untuk kaum duafa yang tertarik menghafal kitab suci Al Quran. Penulis buku Hijab I’m in Love ini mengaku menerima remaja yang sudah lulus SMA dengan komitmen dan tekat yang bulat.

“Syaratnya harus mereka yang sudah tamat dari SMA. Sebab, nantinya mereka akan dilatih menjadi seorang guru. Untuk itu, bagi teman-teman yang ingin tahu lebih lanjut informasinya, bisa melihatnya di akun instagram saya,” papar Oki.

Wanita kelahiran 13 Januari 1989 ini memang dengan sengaja mewartakan penerimaan santri di pesantren barunya ini melalui aku instagram pribadinya. Masyarakat yang tertarik untuk bergabung didalamnya, bisa mengirimkan biodata lengkap ke instagram. Nantinya, setiap santri yang diterima akan dibekali dengan pendidikan gratis serta fasilitas yang sudah disediakan didalamnya.

“Pendidikan ini tanpa ada pungutan biaya, supaya nantinya banyak remaja-remaja di Indonesia yang mampu menghafal ayat-ayat Al Quran. Itu adalah program untuk jangka pendeknya,” pungkas wanita berusia 27 tahun itu.

Oki Setiana Dewi sendiri mengaku jika ia mendapatkan dukungan sepenuhnya dari sang suami, Ory Fitrio. Dukungan yang didapatnya itu membuatnya semakin semangat dan tak ragu untuk tetap berdakwah meskipun ada banyak tanggapan negatif dari netizen.