Liga Inggris – Setelah melakoni musim layaknya kisah dongeng, Leicester City seolah kehilangan sihir mereka saat ini. Selain predikat juara bertahan yang sudah diyakini gagal mereka pertahankan, The Foxes pun terdampar cukup jauh dari papan atas. Bukan papan tengah, Leicester kini seolah kembali ke jati diri mereka, berjuang menjauhi zona degradasi.


Ya, pasukan yang ditukangi Claudio Ranieri kini hanya unggul dengan selisih satu poin dari posisi teratas zona degradasi. Bukan hanya itu, Leicester musim ini tidak sekalipun mencatatkan kemenangan tandang. Tentu ini berbalik jauh dengan mereka di musim lalu yang begitu gagah baik di kandang maupun tandang. Pengalaman-pengalamn yang dimiliki Ranieri pun sepertinya tidak bisa banyak menolong kiprah Leicester sejauh ini.

Keterpurukan Leicester itu pun semakin diperdalam dengan kegagalan mereka tembus ke putaran selanjutnya di FA Cup. Melawan Millwall, tim yang bertarung di divisi League One, Leicester harus tumbang dengan skor tipis 1-0. Untuk lebih memperburuk fakta bagi The Foxes, Millwall hanya berlaga dengan 10 pemain pada setengah jam terakhir setelah Jake Cooper diganjar kartu merah. Dan, gol yang dicetak Millwall hadir di menit ke-90.

Kekalahan ini juga semakin memojokkan Ranieri yang dalam beberapa pekan terakhir sudah diisukan akan segera dilengserkan dari kursi kepelatihannya. Bahkan, dengan Sevilla yang sudah menanti mereka pada laga babak 16 besar Liga Champions pekan depan, awan hitam di atas King Power Stadium bisa saja bertambah gelap. Tanpa melihat leg kedua, leg pertama pun sepertinya akan menjadi laga yang mampu memperburuk nasib Leicester musim ini.

Setelah kekalahan kontra Millwall, Ranieri pun sepertinya tidak banyak mengungkapkan alasan. Bahkan, baginya, Leicester sudah menampilkan semangat yang lebih baik dari sebelumnya. Meskipun terasa aneh baginya bisa memetik kemenangan dengan keadaan seperti ini musim lalu. Pastinya mereka juga bisa saja kalah namun, Ranieri berharap ia bisa terus ikut dalam perjalanan ini hingga akhir musim ini.

Salah satu yang mungkin jadi asal muasal Leicester menurun musim ini adalah rekrutmen pemain mereka yang kurang baik. Ron-Robert Zieler, Nampalys Mendy, dan Ahmed Musa semua dimainkan pada laga ini. Dan, ketiganya pun tidak berhasil menampilkan impresi yang baik di lapangan. Begitu juga rekrutan anyar Januari lalu, Molla Wague, yang sepertinya tidak memberikan kekuatan lebih pada sektor belakang The Foxes yang memang rentan musim ini.

Mungkin, suatu saat nanti, akan ada memorial yang dibangun Leicester untuk mengenang Ranieri dan apa yang telah ia persembahkan bagi klub. Dan, hal-hal buruk yang ia perbuat pun mungkin sudah terlupakan pada saat itu. Namun kini, Ranieri dan Leicester sepertinya telah berada pada keadaan dimana mereka memang ditakdirkan untuk kalah.