Dunia sepak bola tengah digegerkan dengan keluarnya Alvaro Arbeloa dari Real Madrid. Kabarnya, pemain berusia 33 tahun ini tidak mendapatkan perpanjangan kontrak lagi dengan Los Blancos.

Gerard Pique, yang selama ini menjadi musuh Arbeloa mengaku bahwa pemain itu sangat luar biasa dan memang layak mendapatkan salam perpisahan dari para fans Madrid.

Musim ini, Arbeloa bukanlah menjadi sosok pemain pilihan dan andalan klub. Bahkan ia sempat mengalami cedera sehingga tidak bisa bersaing dengan Danilo dan Dani Carvajal. Meskipun begitu, sang pelatih Zinedine Zidane tetap memberikan peluang kepadanya untuk tetap bermain dalam laga kontra Valencia.

Setelah laga tersebut berakhir, rekan satu timnya itu mengangkat Arbeloa sebagai balasan atas jasanya yang selama ini sudah dikerahkannya untuk Real Madrid. Para fans yang hadir saat itupun tak kuasa untuk menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemain kelahiran 17 Januari 1983 itu. Mereka hanya membentangkan kostum raksasa yang menjadi ciri Arbeloa, yakni kostum bernomor punggung 17.

Perpisahan Arbeloa itu pun ditanggapi Gerard Pique di sebuah akun twitter miliknya. Meskipun keduanya merupakan musuh dan sering perang status di Twitter, namun Gerard menyebutkan bahwa Arbeloa adalah sosok pemain yang istimewa.

“Saya berharap dirinya mendapatkan yang terbaik di musim depan. Salam perpisahan yang dilakukan Madrid usai pertandingan tersebut memang layak didapatkan olehnya. Terkadang perang kami di Twitter memang terlalu berlebihan, dan seharusnya kami tidak melakukan hal itu.” tulisnya.

Baginya, Alvaro Arbeloa mempunyai karier yang luar biasa di dunia sepak bola. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya gelar yang ia dapatkan, salah satunya dalam Piala Dunia. Gerard pun mengaku akan selalu mendoakannya kemanapun ia berkarier.