Duakali – Hanya masalah waktu bagi Wayne Rooney untuk menyalip rekor gol Bobby Charlton di Manchester United. Charlton mendukung Rooney untuk melebihi penggapaiannya.

Sang kapten MU itu telah menyetop rekor gol Charlton [49 gol] di timnas Inggris dengan mencetak gol ke-50 saat melawan Swedia di Wembley, pada September 2015. Kini, Rooney sudah menorehkan 53 gol untuk negaranya.

Di level klub, Rooney kini telah mencatatkan 245 gol dalam 520 penampilan bersama ‘Setan Merah’. Pesepakbola berusia 30 tahun itu hanya terkait empat gol dari rekor terbanyak klub yang dikuasai Charlton selama 43 tahun [249].

Dengan berjalannya musim 2016-17, Rooney niscaya akan mampu mencatatkan namanya kembali dalam catatan sejarah. Laga Charity Shield melawan Leicester City akhir pekan ini bisa menjadi start awal Rooney untuk mencapainya.

“Tahun lalu saya mengucapkan selamat kepada Wayne Rooney karena menjadi topskorer sepanjang masa timnas Inggris, sebuah rekor yang sudah saya pegang dengan kebanggaan besar untuk waktu yang sangat, sangat lama,” ucap Charlton di Mirror.

“Dan tidak ikhlas jikalau nantinya Wayne juga akan melampaui saya sebagai topskorer dalam sejarah Manchester United di beberapa bulan ke depan,” lanjut eks pemain yang 17 tahun memperkokoh MU itu.

“Kendatipun saya tidak bisa menyangkal bahwa ini mengecewakan bahwa saya tidak akan lagi menguasai rekor itu lagi, tapinya hal tersebut akan selalu terjadi di suatu saat dan saya senang rekor-rekor itu akan dipegang Wayne,” ujar dia.

“Rekor-rekor memang tercipta untuk dikandaskan dan sejauh ini tidak ada penyesalan melihat dia mencetak gol untuk dua tim yang sangat dekat dengan hati saya. Wayne bisa bangga dengan kontribusi untuk United dan Inggris selama kariernya,” tuturnya.

Tidak bisa dibantah bahwa kegaharan Rooney melempem dalam beberapa musim terakhir, terlepas dari perpindahan perannya sebagai penyerang menjadi “gelandang”. Tapinya, Charlton yakin Rooney masih bisa memberi banyak kontribusi.

“Sejauh ini dia sudah mengunjukkan permainan yang sangat baik dan masih punya banyak waktu yang tersisa di kariernya untuk terus membentuk sebuah warisan yang besar untuk klub dan negaranya,” demikian Charlton.