Rinto Harahap Meninggal karena Mengalami Sakit Keras
Rinto Harapah / Photo: Antara

Kepergian basis sekaligus vokalis The Mercys ini meninggalkan kenangan terdalam bagi banyak orang, dimana karya-karnya yang tidak pernah bisa dilupakan. Rinto Harahap meninggal dunia pada hari Sening 9 Februari 2015 pada pukul 22.15 di RS Mouth Elizabeth, Singapura.

Sebelumnya, musisi ini diketahui menderita kanker tulang sumsum belakang, tetapi menurut diagnosa dokter seperti dilansir dari liputan6 (11/2), kematian Rino Harahap disebakan karena ada infeksi di paru-paru.

“Sakitnya multiple miloma, kanker tulang sumsung belakang. Tapi penyebab kematian beliau itu infeksi paru-paru,” ungkap Thariq, di rumah duka di Jalan Bango, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2015).

Rumah kediaman pencetak hits Ayah itu mulai ramai didatangi pelayat. Berbagai bunga karangan duka cita pun terpampang di pinggir rumah. Rencananya jenazah musisi 65 tahun itu baru akan tiba di rumah duka pada malam hari.

“Saya mohon doa dan minta maaf atas kesalahan beliau. Mudah-mudahan keberadaan karya beliau bisa mewarnai musik Indonesia,” pungkas Thariq Mahmud.

Jenazah Rinto Harahap tiba di rumah duka Jalan Bango, Pondok Labu, Jakarta Selatan pada hari Selasa (10/2/2015) pada pukul 20.20 WIB. Jenazah diantarkan mengunakan Mercedez Benz B 1595 PRO.

Pencetak ratusan hits itu langsung disambut oleh keluarga yang sudah menunggunya sejak siang hari. Di kursi depan, terlihat putri Rinto, Cindy Claudia Harahap. Wajah sedih Cindy tak bisa disembunyikan.

Beberapa selebriti pun terlihat hadir melayat pentolan band The Mercys itu seperti Anang Hermansyah, Ashanty, Titiek Puspa, Camelia Malik dan Tamara Bleszynsky. Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari bibir mereka. Hingga berita ini diunggah, jenazah sedang disemayamkan di rumah duka.

Pemilik karya the Masterpieces of Rinto Harahap itu wafat di usia 65 tahun. Rencananya pemakaman Rinto Harahap baru akan dilaksanakan esok hari di TPU Kampung Kandang.