Kasper Schmeichel bertekad tuk mengulang kembali rentetan clean sheet yang telah dibuat sebelum menghadapi West Ham United. Resep pertahanan yang yahud akan diterapkan lagi. Apa itu?

Schmeichel sukses membuat gawang Leicester City tak kebobolan selama 9,5 jam. Kiper internasional Denmark itu membuat Watford, Newcastle United, Crystal Palace, Southampton, dan Sunderland gagal mencetak gol dalam laganya di liga Inggris.

Hingga kemudian disaat menjamu West Ham United di pekan ke-34 liga Inggris di King Power Stadium, 17 April, gawang Leicester kebobolan dua gol. Laga itu pun menjadi momen Schmeichel mengambil bola dari gawangnya sendiri semenjak dibobol Craig Gardner ketika menjamu West Bromwich Albion di tanggal 1 Maret.

Statistik mengunjukkan lini belakang Leicester yang meyakinkan itu baru dimulai seusai natal. Itu seiring dengan penurunan jumlah gol yang dibuat lini depan. Squawka mencatat Leicester sebagai tim dengan pertahanan tersolid kedua di Premier League. ‘Si Rubah’ cuma kalah dari Tottenham Hotspur.

Schmeichel mengutarakan bahwa dirinya berharap bisa kembali membuat gawangnya clean sheet. Terdekat The Foxes akan menghadapi Swansea City, kemudian menghadapi Manchester United, serta menghadapi Everton dan versus Chelsea.

“Itu semuanya berhubungan erat dengan relasi serta komunikasi dengan para pemain belakang nantinya. Tapinya buat saya, yang utama ialah saya mempunyai empat pemain terpercaya yang memberikan segalanya sampai-sampai mereka keluar lapangan di akhir pertandingan dengan merangkak,” kata Schmeichel.

“Tentunya menyenangkan berada diposisi belakang mereka. Anda tak bisa menyalahkan salah satu dari mereka karena mereka selalu tampil habis-habisan dalam setiap pertandingan. Taktik pertahanannya sederhana saja kok, cuma bekerja keras,” tutur dia.