Liga Champions – Barcelona menderita kekalahan yang mencengangkan dengan perolehan skor 0-4 atas tim tuan rumah Paris Saint Germain pada fase perdelapan final kompetisi Champions League. Tapi, mungkin bagi sebagian orang, kekalahan Blaugrana ini sesungguhnya sudah bisa mereka perkirakan.

Sejak awal musim ini, Blaugrana sudah nampak sangat rentan. Insiden seperti ini sebetulnya hanya tinggal menunggu waktu untuk terjadi. Tim yang sudah mengoleksi 5 gelar Liga Champions ini memiliki kerapuhan di sejumlah sektor, dan hingga kini tidak ada pembenahan pada kerapuhan tersebut.

Salah satu kerapuhan yang tampak adalah mereka saat ini malah lemah saat bertemu skuat yang tidak membiarkan mereka bergerak leluasa menguasai bola dengan melancarkan desakan, daripada tim yang fokus menunggu di area pertahanan sendiri. Tim yang bermain menunggu justru memberikan ruang bagi Blaugrana untuk menyusun serangan dan mencari titik lemah di lini pertahanan lawan. Dengan adanya sosok pemain sekaliber Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar di lini serangan, pasukan arahan Luis Enrique akan tetap bisa melesakkan gol meski ruang yang ada di lini pertahanan lawan sangat tipis.

Rahasia Le Parisien Tumbangkan Dominasi Blaugrana Di Kancah Eropa 1


Teror Blaugrana tersebut tidak akan terjadi jika La Pulga sama sekali tidak diberi peluang untuk mengolah bola. Dan inilah yang diterapkan oleh Le Parisien kemarin. Messi hanya diberikan peluang 1 kali menguasai bola di area kotak penalti PSG pada paruh pertama. Dan kala itu, PSG telah memimpin 2-0. Dua gol fantastis lainnya berhasil dikemas pada babak kedua membuat PSG semakin menjauh dari tim Catalan. Banyak yang berpendapat bahwa Messi tidak pernah tampil seburuk ini, dan penulis sependapat dengan pernyataan itu.

Luis Enrique mengemban tanggung jawab yang berat karena tentu saja pendukung tim Catalan dan media tidak akan puas dengan penampilan klub kesayangannya yang seperti itu. Tentu saja, bayarannya adalah posisinya di kursi manajer Blaugrana. Jika ia tidak mendapatkan pemecahan untuk membenahi kondisi ini, bias jadi ia akan disingkirkan dari posisi ini. Media Spanyol sempat membuat headline kemarin pagi yang berjudul “Shipwrecked without a Manager”, sebuah kalimat yang tentu saja mengomentari Luis Enrique.

Kesebelasan lain kini sudah mengetahui langkah yang pas untuk menaklukan tim Catalan. Bermain menekan, rapat, dan batasi ruang pegerakan Messi. Terdengar sederhana dan enteng, namun begitulah kenyataannya. PSG sudah menilik itu dan sukses menerapkannya dengan sangat baik. Dan yang terpenting, mereka tidak terlihat gentar menghadapi Blaugrana seperti pada pertemuan-pertemuan sebelumnya.

Blaugrana saat ini berada di posisi runner up tabel klasemen sementara La Liga Spanyol berselisih satu poin dari sang rival, Los Merengues yang memiliki 2 laga sisa lebih banyak. Kontrak Luis Enrique akan selesai pada akhir musim ini dan diperkirakan akan meletakkan jabatannya sebagai pelatih dari FC Barcelona setelah ini. Berdasarkan catatan di Liga Spanyol menunjukan bahwa seorang juru racik strategi tidak akan bertahan di sebuah kesebelasan jika ia gagal mempersembahkan prestasi. Mereka hanya mampu mencapai final Copa Del Ray yang pastinya tidak sepadan dengan Champions League dan La Liga.

Saat ini skuat asuhan Enrique tidak memiliki punggawa top seperti Xavi yang akan selalu menyuplai bola kepada Messi. Masa keemasan itu bisa saja akan selesai. Ini terjadi pada sejumlah tim raksasa, dan mereka harus membentuk ulang untuk bisa kembali meraih kejayaan. Manchester United termasuk salah satu tim yang sudah mengalami hal itu dan masih berkelanjutan hingga saat ini. Inilah yang disebut dengan transisi pada sebuah kesebelasan.

Barcelona dinilai akan mengalami kendala untuk bisa membalikan kedudukan atas Le Parisien saat ini. PSG masih terlalu kuat untuk ditaklukan dengan skor lebih dari 4 gol. Tentu saja mereka akan berkunjung ke Camp Nou dengan rasa penuh percaya diri. Mungkin Blaugrana akan bisa mencuri kemenangan, namun diprediksikan tidak akan sampai lebih dari 4 gol.

Highlights Paris Saint Germain Vs Barcelona 2017

https://www.youtube.com/watch?v=QyhFy-ykOJA