Bisnis kuliner memang tidak akan pernah ada matinya, mengingat makanan dan minuman adalah kebutuhan pokok yang harus terpenuhi setiap harinya. Sama halnya dengan bisnis roti yang kini semakin menjamur di Tanah Air.

Meskipun sudah banyak pelaku usaha roti ini, tapinya pebisnis pendatang baru terus saja bermunculan. Salah satunya adalah seorang pemuda bernama Tonny Rusli yang menggeluti bisnis roti dengan mengusung nama Babe Bakery.

Sebelumnya, Tonny berprofesi sebagai seorang asisten direktur di sebuah kursus Bahasa Inggris. Namun Tonny memberanikan diri untuk beralih profesi menjadi penjual roti. Usaha roti ini bermula dari idenya menyuguhkan sajian sehat untuk sang ibunda ketika mengidap kanker payudara.

“Ibu saya sangat menyukai roti, tapinya beliau sempat mengidap sakit kanker payudara. Hal itulah yang menjadikan saya ingin menciptakan produk roti tanpa menggunakan pengawet. Oleh karena itu, hingga saat ini saya tidak menambahkan bahan pengawet untuk semua roti yang saya produksi,” beber Tonny.

Tonny tak menyangka jika roti yang dibuatnya mendapatkan banyak peminat dari masyarakat. Bahkan banyak juga pesanan yang datang dari rekan-rekannya. Melihat peluang tersebut, Tonny mengajak sang adik untuk membuka toko roti di Bojong, Jakarta Barat.

Karena pembeli di kawasan tersebut sepi, akhirnya Toni memutuskan untuk menyewa tempat lain yang lebih ramai dan juga strategis, yakni di Puri Kembangan, Jakarta Barat. Toko itu pun bertahan hingga saat ini dan banyak dikunjungi oleh konsumen.

babe-bakery

“Modal yang kami keluarkan tidaklah besar layaknya usaha lain, hanya membeli perlengkapan seperti mixer, proofer, dan oven saja. Awalnya bisnis roti ini dimulai dari usaha rumahan dan saya pun mengajak adik saya untuk membangun usaha ini karena kekurangan modal pada saat itu. Akhirnya kami pun memberanikan diri untuk menyewa kios selama 3 bulan dan karena lokasinya kurang strategis, kami pindah ke tempat yang sekarang ini,” pungkasnya.

Bisnis roti yang dirintis Tonny mengusung slogan roti enak, lembut, sehat dan tanpa pengawet. Setelah 4 bulan menjalani usahanya di Puri Kembangan, Tonny pun akhirnya memberanikan diri untuk kembali membuka cabang barunya di Jalan Wolter Monginsidi, Bandar Lampung. Saat ini, Tonny pun telah mempunyai 3 toko dengan mempekerjakan 20 orang karyawan.

“Per bulannya, omzet yang kami dapat dari 3 toko yang ada sebesar Rp 270 jutaan dengan mempekerjakan 20 orang karyawan. Kedepannya, kami berencana untuk membuka toko lebih banyak lagi di daerah lainnya agar masyarakat yang menikmati roti ini semakin banyak. Kami pun berniat untuk membuka sistem kemitraan bagi mereka yang ingin bekerja sama untuk berbisnis roti sehat ini,” tambahnya.

Walaupun terbilang berhasil dalam waktu yang relatih cepat, tapinya Tonny mengaku jika di awal bisnis roti ini dirintis, ia sempat kesulitan untuk memasarkan roti buatannya. Salah satu kunci yang dapat menjadikan usaha ini sukses adalah menyakinkan para pelanggannya dengan kualitas dari roti yang dibuatnya.

Untuk inovasi produk dari bisnis rotinya, Tonny mengaku jika dirinya memiliki hobi kuliner. Beragam menu roti yang paling diminati di Babe Bakery seperti smoke beef blanket, crunchy ovomaltine, dan juga mexico salted caramel. Ketiga menu roti tersebut merupakan hasil dari petualangannya berwisata kuliner.

“Untuk mencapai kesuksesan, janganlah kiranya kita takut untuk memulai sebuah usaha. Apabila kita tidak pernah mencobanya, maka kita tidak akan pernah mengetahui apakah bisa berhasil atau tidak. Karena pada dasarnya tidak ada kesuksesan yang instan, kuncinya adalah kreativitas dan inovasi,” ujar Tonny.