Preview F1 di GP Tiongkok

Kuala Lumpur: F1 Grand Prix Tiongkok adalah balapan ketiga musim ini dan kompetisi sudah tentu semakin memanas. Di Malaysia, kita melihat Ferrari datang dari belakang untuk menyalip Mercedes dan akhirnya Sebastian Vettel mampu merebut kemenangan.

Akan tetapi, mari kita lihat dahulu kondisi treknya. Meskipun sirkuit ini memiliki kesamaan seperti sirkuit Sepang di Malaysia yang merupakan desain trek modern, suhu trek tersebut tidak akan sepanas di Malaysia. Suhu di Shanghai akan lebih sejuk sekitar 20 derajat dan hal ini akan menjadi keuntungan bagi tim Mercedes Silver Arrows dengan set up agresif yang mereka miliki.

Pirelli akan membawa ban dengan jenis Medium dan Soft, yang merupakan kombinasi ban yang sama dengan balapan di Australia, namun sirkuit di Melbourne tidak memberikan tantangan kepada ban seperti kondisi di Shanghai. Ini berarti tingkat degradasi ban akan tinggi dan kita harus memiliki dua atau tiga pit stop selama balapan.

Mercedes jelas akan tetap menjadi favorit dan bukan hanya karena suhu di Tiongkok lebih dingin, tetapi ini adalah sirkuit di mana para pebalap Mercedes selalu tampil dengan baik. Nico Rosberg membawa Mercedes meraih kemenangan pertama di era baru pada tahun 2012 dan mereka juga menang di sini pada balapan tahun lalu dengan Hamilton.

Satukan semua hal ini dan saya pikir Ferrari tidak akan memiliki cukup peluang untuk mengulangi kemenangan mereka di Malaysia. Namun, mereka pasti akan lebih kompetitif tahun ini dan mereka akan memberikan perlawanan yang ketat, terutama pada saat balapan.

Sebastian Vettel akan tetap pada kondisi terbaiknya. Jangan heran jika dia akan membalap lebih baik di akhir pekan ini. Saya sangat ingin melihat rekan setimnya, Kimi Raikkonen, agar memiliki sesi yang lancar di akhir pekan ini, karena dia telah beberapa kali mengalami ketidak-beruntungan sejauh ini dan saya pikir dia akan sangat cepat, sekali dia menemukan ritmenya.

Sedikit lebih jauh di belakang akan ada tim Williams, namun jangan meremehkan mereka di babak kualifikasi. Saya merasa mereka akan mampu menempatkan salah satu pembalap mereka di posisi empat besar, Sabtu besok.

Setelah Williams, barulah akan menjadi sebuah persaingan yang panas dan ramai di antara tim Red Bull, Toro Rosso, Sauber dan Lotus yang berjuang keras dalam pertempuran papan tengah. Red Bull akan berharap mereka dapat memberi kejutan dengan mesin Renault dan mencoba untuk meninggalkan persaingan papan tengah dan mudah-mudahan cukup cepat untuk bertarung dengan Williams.

Jika mereka membuat kejutan yang sama di Shanghai seperti yang mereka lakukan dari Melbourne ke Sepang, siapa yang bisa bilang bahwa mereka tidak ada kesempatan!

Tim lain yang berharap bisa melakukan kejutan besar dalam performanya adalah McLaren. Meskipun mereka tidak finis di Malaysia, kedua pebalap mereka senang dengan fakta mereka telah membuat suatu kemajuan besar dengan daya pacu mereka, di mana mereka bersaing ketat dengan Force India, yang saat balapan di Melbourne jauh meninggalkan mereka.

Bagi McLaren hal ini sangat mungkin terjadi, karena mereka benar-benar agresif dalam pengembangan mobil mereka, meskipun saya percaya mereka akan melebihi batas empat mesin mereka untuk musim ini dalam waktu singkat. Tetapi mereka tampaknya memutuskan untuk menempatkan perkembangan performa dibandingkan hasil perlombaan dan saya pikir merupakan keputusan yang sangat berani namun juga sangat masuk akal.

Kembali ke posisi depan, Mercedes harus berhati-hati agar perhatian kedua pebalap mereka tidak hanya antara satu sama lain selama akhir pekan. Jika tidak, seperti yang kita lihat di Malaysia, hal ini dapat membahayakan performa tim secara keseluruhan. Hal tersebut dapat membuka pintu kemenangan lagi untuk Ferrari.

Hamilton sedang sangat percaya diri dan Rosberg perlu menunjukkan penampilan dan hasil yang bagus di sini. Dia selalu membalap dengan baik di trek ini dan mudah-mudahan ini akan membantu dia dalam usahanya untuk mendapatkan yang terbaik dari rekan setimnya.
ACF

Sumber : metrotvnews.com