Wayne Rooney akan ditunggu tuk memperkuat tim nasional Inggris pada Piala Eropa 2016 mendatang. Kedudukan dia tak akan bisa “tersentuh” oleh Jamie Vardy atau Harry Kane sekalipun.

Kemenangan tim Inggris di kandang Jerman dalam laga uji coba, pada hari Sabtu kemarin, dipetik saat sang kapten Wayne Rooney absen. Posisi striker berusia 30 tahun itu disebut terancam karena ketajaman Kane dan Vardy di lini depan.

Inggris menumbangkan Jerman dengan hasil raihan 3-2 disertai penampilan cemerlang dua striker mereka, Kane dan Vardy.

Media lokal mulai terlihat gaduh saat menyelidiki timnas mereka terbukti bisa tetap tampil meyakinkan tanpa diperkuat Rooney. Sang kapten sedang menjalani masa pemulihan akibat cedera ligamen lutut. Setelah pulih kira-kira 1-2 pekan lagi, Rooney harus berjuang keras mendapatkan tempatnya kembali melihat kecemerlangan Kane dan Vardy.

Apakah saat ini adalah akhir jaman Rooney? Inggris mungkin belum siap tanpa Rooney, tapinya tanda-tanda hilangnya ketergantungan tim terhadap satu pemain terus meningkat. Demikian bunyi analisis tersebut.

Walau mengakui kemampuan Kane dan Vardy telah memberi tekanan pada Rooney, Hodgson mencetuskan sang kapten tetap punya peran penting di Piala Eropa 2016.

“Saya katakan sekali lagi, Wayne Rooney ialah kapten kami. Dia menuntun tim ini secara sangat baik dalam dua tahun terakhir. Selama dia fit, Wayne akan mendapatkan tempat,” imbuh Hodgson.

Ancaman bagi posisi Rooney terjatuh dalam pemikiran bahwa kehadirannya justru berpotensi menghambat transisi taktik Hodgson. Lantas, di mana posisi paling tepat bagi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inggris dengan 51 gol tersebut kelak? Kane tak mau memberi tekanan lebih besar bagi seniornya itu.

“Wayne Rooney adalah pemain fantastis. Beliau kapten kami dan punyai kepribadian yang hebat. Saya hanya akan terus bekerja keras dan memberi ‘masalah’ bagi manajer,” imbuh bomber Tottenham Hotspur tersebut.

Berkaca pada strategi tim disaat melawan Jerman, daya gedor Inggris lebih bergairah dengan munculnya striker bertenaga seperti Kane dan Vardy sebagai duet. Andai memilih opsi tiga penyerang, Hodgson punya materi lebih meyakinkan dengan menempatkan Kane atau Vardy sebagai penyerang tengah.

Salah satu dari mereka diapit dua penyerang sayap segar dan lincah. Danny Welbeck, Daniel Sturridge, Raheem Sterling, atau Theo Walcott termasuk golongan tersebut.

Selepas Rooney beranjak usia kepala tiga, sangat sulit melihatnya pamer energi dan melahap daya jelajah seperti dulu.