Petugas Temukan 24 Jasad Imigran, Ratusan Lain Masih Hilang

Milan: Penjaga pantai Italia menemukan 24 jasad imigran gelap dalam tragedi kapal tenggelam di lepas pantai Libya, perairan Mediterania, Senin (20/4/2015). Kapal yang mengangkut sekitar 700 imigran gelap itu terbalik pada akhir pekan kemarin.

Kapal Gregoretti menurunkan 24 jasad itu untuk dikuburkan di Malta, sebuah negara kepulauan di Mediterania. Gregoretti melanjutkan perjalanan ke Sicily, Italia, bersama 28 korban yang berhasil diselamatkan.

Menurut pengakuan korban selamat asal Bangladesh, seperti dikutip AFP, ada 700 hingga 900 imigran gelap lainnya di kapal tersebut. Banyak dari mereka yang dikunci di sebuah ruangan kapal oleh pihak penyelundup imigran.

Sekjen PBB Ban Ki-moon mengaku syok dan sedih mendengar laporan tragedi tersebut. Ia meminta komunitas dunia menunjukkan solidaritas dan saling berbagi beban dalam menerima gelombang imigran dan pencari suaka.

Perdana Menteri Italia Matteo Renzi berencana mengumpulkan petinggi Uni Eropa dan menggelar rapat darurat membahas isu imigran gelap pada akhir pekan ini.

“Pemimpin Uni Eropa harus bertindak tegas dan cepat dalam memastikan tragedi seperti ini tidak terulang kembali di masa mendatang,” ucap Paus Fransiskus di Kota Vatikan, Italia.

Ratusan imigran gelap itu, yang melarikan diri dari negaranya yang dilanda konflik, berusaha menyeberangi Mediterania untuk mencapai sejumlah negara di Eropa.

WIL

Sumber : metrotvnews.com