Dua gol yang dipersembahkan masing-masing oleh Charles Aranguiz dan Jose Fuenzalida ke mistar gawang Kolombia pada semifinal, pada hari Kamis kemarin, membawa Timnas Cile ke partai puncak Copa America Centenario (CAC) 2016. Di laga final sudah menunggu Argentina.

Ya, bentrok Cile vs Argentina di final CAC 2016 tidak hanya merupakan sebagai partai pembalasan. Tapinya seperti diketahui, pada gelaran puncak Copa America 2015, La Albiceleste (julukan Argentina) menyerah agregat 1-4 atas La Roja (Cile).

Waktu itu di Estadio Nacional Julio Martinez Pradanos, Santiago, Chile. Usai selama 120 menit persaingan skor masih sama kuat 0-0. Empat eksekutor tuan rumah (Matias Fernandez, Arturo Vidal, Aranguiz dan Alexis Sanchez) secara beruntun sukses membobol gawang Sergio Romero dalam sesi tos-tosan.

Sedang mental tempe Tim Tango (julukan lain Timnas Argentina), terlihat pada babak adu penalti. Karena dari tiga eksekutor yang dipasang, hanya satu (Lionel Messi) yang sanggup mengecoh Claudio Bravo. Tidak dengan Gonzalo Higuain dan Ever Banega.

Dengan kekandasan itu dan akan bersua kembali di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat pada final CAC 2016, pada hari Senin besok jam 07.00 WIB pagi. Dendam Argentina semakin memuncak.

Belum lagi dicap dengan paceklik gelar Tim Tango akan gelar internasional sejak memperoleh Copa America 1993. Plus, generasi emas Lionel Messi dan kawan-kawan yang masih non gelar. Membuat bentrok ini harus dimenangkan oleh mereka.

Tapinya jikalau ingin lebih manis saat mengunggulinya, bahkan seusai King Leo ditahbiskan sebagai pencetak gol terbanyak Timnas Argentina sepanjang masa. Ternyata ada juga duel antar calon top skorer CAC 2016.

Untuk persoalan ini, Messi (5 gol) malahan akan menantang Eduardo Vargas (6 gol). Sedang rekan setim Messi, Gonzalo Higuain dan rekan setim Vargas, Alexis Sanchez. Ikut mengamati dengan perbendaharaan empat gol dan tiga gol. Lalu pemain tuan rumah, Clint Dempsey juga memiliki tiga gol.

Kemasan lima gol Messi diciptakan masing-masing tiga buah ke gawang Panama (penyisihan grup), lalu satu gol ke gawang Venezuela (perempat-final) dan satu lagi ke gawang Amerika Serikat (semifinal) lewat sebuah tendangan bebas spektakuler.

Mengenai enam gol Vargas dilepaskan masing-masing empat gol ke mistar gawang Meksiko (perempat-final) dan dua gol lainnya ke gawang Panama (penyisihan grup). Kira-kira siapakah jagoan Anda? Messi atau Vargas yang bakal memaut tropi top skorer CAC 2016?

Perlu disadari jikalau Vargas merupakan juara bertahan pada golongan ini. Pada Copa America 2015, dia tercantum sebagai top skorer bersama Paolo Guerrero dengan empat gol. Sedangkan Messi keluar sebagai pemain terbaik turnamen.