Pengaruh PMS dalam Sebuah Hubungan

Menghadapi pasangan yang sedang mengalami siklus bulanan alias datang bulan mungkin menjadi cobaan yang cukup berat bagi seorang pria. Tentu saja, PMS mungkin akan mempengaruhi kisah asmara Anda selama beberapa hari.

Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan siklus bulanan yang mempengaruhi 80% wanita yang kadang mengakibatkan mereka manangis tanpa alasan yang jelas. Gejala fisik dan emosional yang muncul dapat membuat Anda frustasi dan melelahkan, dan karena seorang wanita dalam keadaan yang sangat sensitif, apa pun yang Anda lakukan bisa saja salah di mata mereka.

Bagaimana PMS mempengaruhi hubungan?

Efek yang ditimbulkan saat wanita sedang PMS tentu saja akan mengganggu sebuah hubungan. Dalam periode ini, wanita berada dalam kondisi yang tidak seimbang sehingga membuat mereka rentan dan lemah. Hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon yang membuat wanita gampang emosi dan tidak stabil.

PMS rupanya kerap dijadikan senjata bagi para wanita. Beberapa wanita cenderung menjadikan PMS sebagai alasan dalam setiap emosi yang mereka keluarkan dan bersikeras menyalahkan pasangan mereka. Tentu saja, dalam hal ini wanita ‘tak pernah salah’.

Tetapi, ada beberapa wanita yang tahu bagaimana mengatasi emosi mereka saat menstruasi. Wanita yang dapat menahan diri dengan baik akan cenderung diam selama berhari-hari untuk menghindari konflik. Bahkan beberapa dari mereka mengkonsumsi obat untuk mengontrol kadar hormon mereka.

Ya, menstruasi merupakan siklus alam yang tidak dapat dihindari. Namun beberapa wanita menyadari bahwa perilaku negatif mereka berdampak pada hubungan. Mereka menyadari bahwa mereka akan sangat mungkin memperlakukan orang lain secara tidak wajar selama periode PMS dan cenderung menjadi penyendiri selama beberapa hari. (Ningtriasih/venusbuzz)
AWP

Sumber : metrotvnews.com