La Liga – Tak bisa dipungkiri lagi jika kemunculan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo menjadi yang terbaik dalam catatan sejarah sepakbola di jagat raya ini. Kedua bomber ini gemar mengukir rekor demi rekor. Saat ini, kedua mega bintang dari La Liga itu telah menginjak usia kepala tiga. La Pulga akan segera menginjak usia 30 tahun, sementara CR7 berusia 32 tahun.

Semua pesepakbola pastinya akan gantung sepatu pada waktunya. Tapi, ada sejumlah rekor yang masih belum mampu diukir oleh kedua bomber ini. Sebelum waktunya gantung sepatu nanti, bomber Barcelona dan Real Madrid itu diperkirakan akan mematahkan rekor tersebut. Berikut rekor yang dapat dipatahkan kedua mega bintang tersebut :

1. Pencetak gol tertua di Babak Grup dan Final Liga Champions

Saat ini, legenda AC Milan, Paolo Maldini masih mengamankan rekor sebagai pencetak gol tertua di final Liga Champions. Ini dia torehkan kala menjebol jala Liverpool pada 2005 lalu sewaktu berusia 36 tahun 333 hari. Sedangkan, rekor pencetak gol tertua di fase grup Liga Champions diraih oleh Francesco Totti. Legenda hidup AS Roma itu mencipakan gol di fase grup ketika berusia 38 tahun 59 hari.

Bila melihat umur keduanya, Ronaldo mampu mematahkan rekor di partai puncak pada musim 2021/22, sedangkan Messi setahun setelahnya. Untuk mematahkan rekor di babak grup, Ronaldo harus mencetak gol di Champions League setelah tanggal 1 April 2023, dan Messi setelah 22 Agustus 2025.

2. Mencetak Empat Gol Secara Beruntun di La Liga


Baik Messi maupun Ronaldo sering mewarnai rekornya dengan pundi-pundi gol. Tapi, faktanya mereka tak bisa mematahkan pencapaian yang diraih Luis Suarez, yakni mencetak empat gol di La Liga secara berturut-turut. Ini dilakukan oleh eks ujung tombak Liverpool ketika sukses mencetak empat gol ke gawang Sporting Gijon dan Deportivo La Coruna pada 2015-16 lalu. Ronaldo sejatinya hampir mengantongi gol serupa setelah mengemas empat gol dalam satu pertandingan, tapi pada pertandingan berikutnya ia hanya mengantongi tiga gol.

3. Meraih Trofi El Pichichi Terbanyak

Kini, CR7 dan La Pulga telah merajai titel Pichichi sebanyak 3 kali. Tapi, tetap tak mampu mematahkan catatan legenda Bilbao, Telmo Zarra yang telah merajainya sebanyak 6 kali. Jangankan mengalahkan Telmo, ke-2 bomber ini masih belum bisa melangkahi apa yang telah dibukukan oleh Alfredo di Stefano, Quini, dan Hugo Sanchez, yang telah merajai titel tersebut sebanyak lima kali. Tentu, dengan masih tersisanya beberapa tahun ke depan, bukan hal yang tidak mungkin jika rekor itu akan dipatahkan oleh salah satu atau bahkan keduanya.

4. Gol Terbanyak dalam Satu Musim di Kompetisi Eropa


Faktanya kedua bomber ini belum mampu mematahkan torehan gol yang dihasilkan oleh Radamel Falcao di Eropa. Eks bomber Manchester United itu sukses mengemas 18 gol dalam satu musim di Liga Europa 2010-11 bersama FC Porto. Ronaldo sesungguhnya hampir mematahkan raihan itu. Dia telah mengoleksi 17 gol di Liga Champions pada 2013-14.Sementara Lionel Messi hanya mampu mengoleksi 14 gol pada musim 2011/2012.

Musim ini, Messi sebenarnya memiliki kans untuk menorehkan rekor gol di Liga Champions. Tapi sayangnya, Barcelona terancam tereliminasi di babak 16 besar karena tumbang 0-4 dari Paris Saint Germain di leg pertama. Messi telah mengoleksi 10 gol musim ini di Liga Champions.