yandex
Internasional

Pemeriksaan Awal Perekrut Mary Jane Digelar Pekan Depan

Manila: Departemen Keadilan Filipina menjadwalkan pemeriksaan awal Christine Pasadilla alias Maria Kristina Sergio, perekrut terpidana mati Mary Jane Veloso, pada pekan depan.

Sergio menyerahkan diri ke kepolisian Filipina pada Selasa kemarin.

“Pemeriksaan awal (Sergio) telah dijadwalkan pada 8 dan 14 Mei,” tutur Menteri Keadilan Filipina Leila de Lima dalam pesan singkat kepada awak media, seperti dikutip gmanetwork, Selasa (28/4/2015).

Dalam sebuah wawancara dengan dzMM, Sergio mengaku menyerahkan diri setelah menerima sejumlah ancaman pembunuhan. Kendati begitu, dia bersikukuh tidak menipu Veloso, namun bersedia diperiksa polisi.

Veloso dinyatakan bersalah pada 2010 karena menyelundupkan narkotika. Pekerja migran berusia 30 tahun itu bersikukuh dirinya adalah korban sindikat narkotika.

Biro Investigasi Nasional Divisi Anti-Perdagangan Manusia Filipina (NBI-AHRAD) menduga Veloso memang korban penipuan dan perdagangan manusia.

Dalam eksekusi dini hari tadi, Veloso lolos karena adanya penundaan. Hal ini terjadi atas permintaan pemerintah Filipina terkait pemeriksaan Sergio.

Eksekusi mati hanya dilakukan terhadap delapan terpidana mati kasus narkoba di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Pulau Nusakambangan, dini hari tadi pada pukul 00.25 WIB. Kedelapan terpidana mati itu adalah Andrew Chan (warga negara Australia), Myuran Sukumaran (Australia), Raheem Agbaje Salami (Nigeria), Zainal Abidin (Indonesia), Rodrigo Gularte (Brasil), Silvester Obiekwe Nwaolise alias Mustofa (Nigeria), Martin Anderson alias Belo (Ghana), dan Okwudili Oyatanze (Nigeria).

WIL

Sumber : metrotvnews.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button