Pelaku Pasar Tunggu Efektivitas Paket Ekonomi

DUAKALI.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengemukakan bahwa pelaku pasar saham sedang menanti efektivitas paket kebijakan ekonomi pemerintah dalam mengatasi sentimen negatif yang datang dari eksternal. Pasar masih terus menunggu efektivitas paket kebijakan ekonomi pemerintah.

“Untuk menjaga pasar, kami terus berupaya memberikan kepercayaan dan ketenangan bagi investor untuk tetap berinvestasi dan bertransaksi di pasar modal Indonesia salah satunya melalui sosialisasi dan edukasi,” ujar Direktur BEI Sulistyo Budi dalam Seminar Economic and Capital Market Outlook di Jakarta, Senin (07/12/2015).

Ia menambahkan bahwa pelaku pasar juga berharap paket kebijakan ekonomi pemerintah mampu mengatasi hal negatif terutama yang datang dari eksternal, seperti melambatnya perekonomian China, spekulasi kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS, serta penurunan harga komoditas dunia.

Untuk menjaga industri pasar modal domestik tetap kondusif, lanjut dia, BEI terus fokus melakukan sosialisasi dan edukasi melalui kantor perwakilan Bursa di 47 Universitas yang tersebar di Indonesia.

“Kampanye Yuk Nabung Saham sebagai salah satu sosialisasi dan edukasi ke masyarakat,” jelas dia. Dalam kesempatan sama, Direktur Grup Riset Ekonomi Bank Indonesia, Yoga Affandi mengatakan pihaknya memiliki bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas industri keuangan di Indonesia.

“Kita tahu, sejak November tahun 2015 ini pergerakan nilai tukar rupiah mulai bergerak stabil terhadap dolar AS, inflasi juga terjaga di bawah 4 persen, neraca transaksi berjalan juga cukup bagus meski impor melemah. Pada 2016 akan lebih baik,” kata dia.

Direktur dan Kepala Riset Ekuitas Citigroup Securities Ferry Wong optimistis kinerja pasar modal pada 2016 mendatang akan positif. Kinerja pasar modal yang dapat dilihat dari laju pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di BEI pada 2016 mendatang diproyeksikan di kisaran level 5.700 poin. “Diproyeksi IHSG BEI pada 2016 berada di level 5.700 poin, sementara pada tahun 2015 ini di kisaran 4.700 poin,” kata dia.