yandex
Bisnis

Olasing, Bisnis Cemilan Singkong Beku Yang Hasilkan Omzet 50 Juta/Bulan

Membicarakan dunia kuliner memang tidak akan ada habisnya. Seperti yang kita ketahui, Indonesia memiliki hasil kekayaan alam yang beragam dan sangat melimpah. Salah satunya adalah ketela pohon atau singkong. Saat ini, jenis umbi-umbian yang satu ini banyak dimanfaatkan sebagai peluang usaha cemilan yang menjanjikan.

Salah satu pebisnis yang sukses menggeluti bisnis cemilan sehat berbahan dasar singkong ini adalah Sri Widiana melalui brang Olasing. Ia sukses menciptakan produk berbahan dasar singkong menjadi cemilan unik dan nikmat untuk dinikmati.

Memiliki keahlian dalam meracik makanan, Sri mencoba mengkreasikan singkong menjadi makanan yang tidak biasa, yakni dengan cara membekukannya dengan tambahan varian rasa yang menarik sehingga mampu memikat para konsumennya dan mendatangkan keuntungan yang menggiurkan.

Sebelum menggeluti bisnis cemilan unik ini, Sri sempat menjadi seorang karyawan di salah satu perusahaan swasta yang berada di Bekasi. Tapinya, saat itu ia tidak tega karena harus meninggalkan anaknya yang masih kecil. Kemudian ia berfikir untuk menjalani bisnis rumahan karena masih bisa mengawasi dan merawat anaknya di rumah.

Akhirnya, Sri Widiana pun memutuskan untuk keluar dari perusahaan tersebut dan mulai fokus merawat anaknya di rumah. Sampai pada suatu hari ia memberanikan diri untuk menciptakan sebuah olahan jajanan yang unik dan enak berkat dorongan dari seorang temannya.

bisnis-cemilan

Sri memutuskan untuk mengolah singkong sebagai bahan dasar dari bisnis cemilannya itu karena mudah didapatkan dan banyak orang yang menyukainya, mulai dari kalangan anak-anak hingga orang tua. Tidak hanya itu, harga singkong sendiri sangat terjangkau, sehingga modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha cemilan ini tidak terlalu besar.

Untuk membedakan bisnis cemilan singkongnya dari usaha lainnya, Sri berpikiran untuk mengolah keripik singkong dengan cara di lembutkan, kemudian dikemas dalam keadaan beku. Usaha tersebut dirintisnya dengan bermodalkan uang sebesar Rp 5 juta. Setelah mendapatkan resep yang pas dan enak, produk olahan singkong yang diberi nama Olasing ini mula dipasarkan ke kalangan masyarakat secara luas.

Salah satu keunggulan yang ditawarkan dari produk olahan singkong Olasing ini adalah daya tahannya yang cukup tinggi. Apabila disimpan di dalam freezer, produk ini mampu bertahan sampai 7 bulan sejak proses pembuatannya.

Tidak hanya itu, rasanya pun begitu menggoda berkat taburan bumbunya yang khas, sehingga membuat rasanya semakin nikmat, baik diolah dengan cara digoreng ataupun dikukus. Meski tampilannya terbilang sederhana, tapinya produk singkong beku ini dapat diolah kembali oleh konsumennya dengan cara direbus maupun digoreng, sesuai dengan minat konsumennya.

Dalam upaya memperkenalkan produk Olasingnya secara luas, Sri pun gencar melakukan promosi melalui acara-acara tertentu, seperti bazar. Sri Wardani mengaku, setiap minggunya ia mampu memproduksi olahan singkong beku tersebut sebanyak 100 kg singkong yang didapatkannya dari beberapa distributor singkong di daerah tempat tinggalnya.

Tak sampai disitu, Sri Wardani kembali menciptakan kreasi barunya dengan membuat lasagna singkong, yang dibuat dari tepung singkong dan daging ayam. Ada juga produk jus dari rumput laun dan beragam jenis buah, seperti buah naga, mangga, alpukat, sirsak, dan masih banyak lagi.

Harga yang ditetapkan dalam bisnis cemilannya tersebut cukup terjangkau. Untuk produk jusnya sendiri dibanderol seharga Rp 10.000 per botolnya, sedangkan untuk produk lasagna dijual seharga Rp 25.000 per paketnya. Dengan penetapan harga tersebut, Sri mengaku per bulannya mampu meraup omzet sebesar Rp 50 juta. Ke depannya, Sri berharap untuk memiliki gerai bisnis cemilan singkongnya di beberapa lokasi di Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button