Penyakit “cacingan” terbukti tidak cuma berbahaya bagi anak kecil saja, tapinya juga orang dewasa. Ada beberapa yang membuat orang dewasa mudah terkena penyakit ini. Apa itu?

Brand Manager Combantrin Fika Yolanda menerangkan bahwa cacingan pada orang dewasa umumnya terjadi karena mengonsumsi makanan yang dikonsumsi secara “mentah”. Kendatipun tidak separah pada anak-anak, tetapi cacingan pada orang dewasa yang jika tidak segera disembuhkan dapat menjalar ke otak dan paru-paru.

“Kita ambil contoh lalapan. Lalapankan biasanya dikonsumsi secara mentah yang dipetik langsung dari tanah. Lalu, jikalau membersihkannya tidak sungguh-sungguh, pastinya telor cacing masih menempel pada lalapan tersebut. Jadi begitu di makan mentah langsung bisa terinfeksi cacingan,” ucap Fika kepada Godetik.

Ada sejumlah ciri-ciri ketika orang dewasa terinfeksi cacingan ini. Umumnya tubuh terasa lemas, tidak nafsu makan. “Kalau sudah parah ya perut buncit, terus nggak bisa konsentrasi. Tapinya bisa juga migrasi ke otak dan paru-paru,” jelangnya.

Lantas apa pemecahannya? Untuk menjauhi dan menanggulangi penyakit berbahaya ini, selain meminum obat cacing, baik anak maupun orang dewasa diharuskan menjaga kebersihan dengan rutin, tapinyseperti mencuci tangan dan menjaga diri untuk berada di tempat yang tidak tercemar. Tapinya selain itu harus memiliki sanitasi yang baik.

“Kebersihan tempat juga. Jadinya jikalau nantinya bisa, kita jangan buang air sembarangan. Harus di tempat yang sanitasinya baik,” pungkasnya.