Selepas bocornya untuk kesekian kalinya selama beberapa minggu terakhir, kini all new “Nissan Serena” resmi diperkenalkan di Jepang. Nissan Serena telah memasuki generasi kelima setelah penjualan 1,5 juta unit dari model generasi sebelumnya yang memasuki pasar mulai pada 1991.

Programnya mobil ini akan dipasarkan di Jepang pada akhir Agustus dengan harga mulai di bawah 3 juta Yen. Nissan Serena generasi baru mengalami perombakan yang “gahar”, ini tampak pada fasia depan yang menonjol terdiri dari lampu depan dua-tier baru, V-Motion grille dengan balutan krom, bumper yang didesain ulang, foglamps persegi panjang dan re-terpahat hood.

Seperti yang diberitakan dari Indianautos dan dirangkum oleh Godetik, pada hari Jumat kemarin, pihak Nissan belum meluncurkan “spesifikasi” penuh dan fitur apa saja yang ditanamkan pada Nissan Serena 2016. Tapinya, pihak Nissan telah mengungkapkan bahwa terdapat varian mesin bensin-listrik S-Hybrid dari model saat ini yang telah dilakukan perbaikan yang komprehensif di generasi kelima ini.

Generasi baru Serena merupakan model perdana yang diproduksi oleh perusahaan yang wajib dibekali dengan “ProPILOT” teknologi drive otonom. Ini dirancang untuk digunakan jalan raya lalu lintas satu jalur. Memperkenalkan Serena semua-baru dengan ProPILOT, Nissan telah menjadi mobil Jepang pertama yang memperkenalkan kombinasi kemudi, pedal gas dan rem yang dapat dioperasikan dalam mode otomatis penuh.

Nissan juga memberikan teknologi masa depan dikatakan “ProPILOT” ke jantung pacu all-new Nissan Serena. Klaim ini, teknologi ini memungkinkan mobil bergerak secara otonom di jalan bebas hambatan satu jalur.

Pemakaian teknologi ini membuat Nissan sebagai produsen mobil Jepang pertama yang mempromosikan gabungan dari kemudi, gas dan pengereman yang dapat dioperasikan dalam mode otomatis. Fitur ini diharapkan mampu mengurangi beban kerja pengemudi di jalan bebas hambatan dan kemacetan panjang.

Saat ini teknologi otonom yang ditumbuhkan Nissan pemakaiannya cuma sebatas satu jalur. Tapinya, Nissan mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk mempromosikan multi-jalur teknologi mengemudi otonom yang mampu lakukan perubahan jalur otomatis di jalan raya yang akan dilakukan 2018 dan diperkenalkan 2020.