PT Kia Mobil Indonesia (KMI) menjadi salah satu merek yang paling “terguncang” dari segmen penjualan. Sepanjang 2015 hanya menjual 3.000 unit, padahal 2014 tembus lebih dari 8.000 unit. Lalu dalam lima bulan pertama 2016 kondisi makin merosot, karena hanya menjual 602 unit.

Hartanto Sukmono, Direktur Pemasaran KMI mengutarakan bahwa, pengurangan penjualan sudah dicicipi Kia sejak pertengahan 2013 atau tepatnya ketika program “low cost green car” (LCGC) dimulai. Bertepatan dengan itu, kondisi perdagangan Indonesia juga mengalami penurunan, sehingga daya beli masyarakat ikut menurun.

“Otomatis jikalau keadaannya seperti itu, kemampuan masyarakat membeli mobil menjadi turun. Masyarakat mencari mobil yang harganya terjangkau, dan LCGC lah yang cocok sehingga pasarnya cepat tumbuh,” ucap Hartanto di acara buka puasa bersama di Jakarta, pada hari Kamis kemarin.

Mobil LCGC itu, kata Hartanto mempunyai harga paling murah, lantaran mendapatkan “dorongan” dari pemerintah. Jenis mobilnya pun bisa dibilang serupa dengan city car, sehingga merek yang bermain di segmen itu (citycar) pasti akan mengalami penurunan penjualan.

“Perbandingannya cuma dari segi harga saja, LCGC lebih murah karena tidak ada “pajak” tadi. Kami otomatis langsung terkena imbasnya, penjualan city carkami anjlok dan LCGC naik pasarnya. Bukan hanya LCGC, tetapi pergeseran itu terjadi di semua segmen, karena perlambatan ekonomi itu sendiri,” tutur Hartanto.

Lainnya dari itu, faktor lain lantaran tahun lalu Kia Indonesia juga mengalami hambatan di suplai mobil. Beberapa model terhalang, karena sedikit masalah dari Korea Selatan. Tapinya, ke depan, diharapkan bisa terus membaik.

“Tahun ini kita patokan tetap 3.000 unit, walaupun baru tercapai 600-an unit, tapinya sampai sekarang kami belum melakukan revisi target. Bukan tidak akan, tetapi kita masih berharap semester kedua pasar bisa lebih baik lagi,” imbuh Hartanto.

Prosedur lain untuk mengangkat penjualan, kata Hartanto lagi, perusahaan siap meriliskan beberapa produk baru. Salah satunya All New Sportage yang diluncurkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Agustus 2016.

“Setiap produk baru yang kita munculkan, harapannya selalu bisa disambut masyarakat. Sportage terbaru juga seperti itu, lebih lengkapnya kita akan informasikan di GIIAS nanti,” tutur Hartanto.