Mitsubishi Outlander Sport facelift pertama kali dipublikasikan di ajang Los Angeles Auto Show akhir tahun lalu. Kehadiran low sport utility vehicle (LSUV) itu semakin dekat ke Indonesia, karena akan melakoni debut Asia, pada Beijing International Automotive Exhibition, 25 April – 4 Mei 2016.

Dibandingkan dengan di negara Amerika Serikat (AS), wujudnya Outlander Sport facelift untuk pasar Asia tetap sama. Tapinya penggunaan pelek lebih kecil, diyakni 17 inci, sedangkan di AS 18 inci.

Sesungguhnya, secara umum tak terlalu berubah bentuk bodi dan dimensi secara keseluruhan ketimbang model lawas. Tapi, ubahan yang dilakukan pada bagian wajah, cukup membuat kesan berbeda terasa cukup dominan pada Outlander Sport facelift ini.

Menggunakan rupa yang sudah ada, desain bemper, gril, dan lampu depan dibuat berbeda. Tapinya ada yang bilang mengacu pada filosofis bahasa desain, Dynamic Shield, seperti yang digunakan pada generasi terbaru Pajero Sport.

Selain itu, di interior, indikator sudah memakai LED, sentuhan pembugaran pada desain lingkar kemudi, panel tombol penyejuk ruangan (air conditioner/AC), dan sistem hiburan lebih update.

Mesin Sama

Sesuai profilnya, facelift, maka perubahan dilakukan sebatas estetika semata. Urusan mesin, masih menggunakan yang lama, 2.0L bertenaga 148 tk dan torsi 196 Nm. Pilihan lain ada versi 2.4L dengan 168 tk serta torsi 226 Nm.

Transmisi juga punya 2 opsi manual lima percepatan dan continuously variable transmission (CVT) lima percepatan. Perangkat keamanan sudah dilengkapi tujuh kantong udara, hill start assist, Active Stability Control (ASC) dan Traction Control Logic.