Bundesliga – Kesetiaan Robert Lewandowski tak perlu dipertanyakan lagi. Meski sempat dibidik banyak kesebelasan papan atas, Lewandowski tak pernah punya niat untuk hengkang dari Bayern Munich.


Bayern Munich masih mempesona baginya dan ia sama sekali tak pernah sangsi dengan keputusannya itu. Lewandowski kembali menjadi bahan pembicaraan di kompetisi Bundesliga Jerman. Tiga gol yang ia kemas kala Die Roten bertemu dengan Hamburg SV, Sabtu (25/2). Pasukan yang dikomandoi Carlo Ancelotti menang telak 8-0, Lewandowski mengukir namanya di papan skor pada menit 24, 42, dan 54.

Lima gol lagi masing-masing disumbangkan oleh Vidal, Alaba, Robben, serta dua gol lagi dikarungi Kingsley. Lewandowski merupakan juru gedor yang impresif. Tak ayal jika bomber berusia 28 tahun itu menjadi jagoan Ancelotti, atau para juru taktik Bayern Munich sebelumnya. Perihal ketajaman tak perlu diragukan lagi. Musim lalu striker kelahiran 21 Agustus itu membukukan 22 gol plus assist.

Dulu ketika skuatnya masih dikepalai Pep Guardiola, juru taktik yang kini menangani Manchester City tak jarang memelontarkan pujian kepada Lewandowski. Kini hal yang sama pun dilakukan Ancelotti, penerus Guardiola. Bagi Ancelotti, Lewandowski merupakan salah satu bomber bagi Die Rotten. Tak hanya menjadi tumpuan di kancah domestik, tapi juga di Liga Champios Eropa.

Lewandowski, bisa dikatakan sebagai pemain luar yang sukses di negeri Panser. Sebelum berkostum Die Bavarians, pemilik paspor Polandia tampil apik bersama Borussia Dortmund. Empat musim yang membanggakan, karena Die Schwarzgelben sukses menjadi kampiun Bundesliga 2010/2011 dan 2011/2012 serta satu DFB-Pokal pada 2011/2012.

Hijrah ke kesebelasan rival dan sempat dicap sebagai pengkhianat, Lewandowski tak memperdulikannya. Dia sangat yakin pada pilihannya untuk menerima pinangan Bayern bukan merupakan kekeliruan. Ia pun mengakui bahwa dirinya harus terus melaju kedepan dan ia yakin bersama Bayern Munich, ia akan mendapat peluang yang lebih besar dibanding bersama klub yang ia bela sebelumnya.

Mimpinya pun kemudian berubah jadi realita. Lewandowski berkontribusi cukup besar bagi Bayern Munich yang sukses merengkuh sejumlah trofi dan itu membuktikan bahwa pilihannya memang tak salah. Dua kali merengkuh trofi Bundesliga, DFB-Pokal serta DFL-Supercup 2016. Karena sudah merasa betah, Lewandowski tak punya pikiran untuk berpaling ke lain kesebelasan. Ia menolak dua tawaran dari klub besar Jerman, Barcelona dan Real Madrid. Blaugrana dan Los Blancos pun terpaksa harus menerima keputusannya yang tak ingin pindah ke klub mereka.

Lantaran Bayern Munich juga masih memerlukan jasanya, kontrak Lewandowski pun diperpanjang hingga 30 Juni 2021. Tak akan ada yang tahu apakah Lewandowski masih akan terus berjaya di Allianz Arena. Namun perihal kesetiaan, Lewandowski layak mendapat apresiasi lebih karena keputusan dan kebulatan hatinya untuk tetap membela Bayern dibanding pindah ke kesebelasan besar lainnya di Eropa.

Highlights Bayern Munich Vs Hamburg 2017