TVS Motor Company Indonesia (TMCI) telah memublikasikan tentang hasil penjualan pada tahun finansial di bulan April 2015 – Maret 2016, dengan capaian sebesar 17.130 unit. Tapi, 88 persen (sekitar 15.000 unit) dari itu bukan untuk dijual di dalam negeri melainkan dikirim sebagai produk ekspor.

Wakil perusahaan yang berasal dari negara India ini memang berfokus pada pasar yang berada di luar negeri. Tapinya pada selama ini lebih dari 15.000 unit terus didistribusikan ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, dan beberapanya di negara Afrika.

Di dalam keterangan yang resmi di TMCI, pada hari Kamis kemarin, mengutarakan bahwa, hasil pada tahun finansial 2015 – 2016 ini telah dinyatakan menurun menjadi 26,7 persen dari periode sebelumnya, di tahun 2014 – 2015 lalu, yang mencapai 23.888 unit. Anjloknya penjualan tersebut yang disebut lebih dalam dari penurunan pasar sepeda motor nasional itu karena kondisi ekonomi bangsa yang memengaruhi industri roda dua.

Pada tahun finansial 2016 – 2017 nanti, TMCI berkepingin ada perkembangan. Strategi yang sudah disiapkan yakni menambah diler khususnya di Jakarta dan sekitarnya serta Jawa Barat, berikut membuka lahan ekspor baru di Asia dan Afrika.

Demi membugarkan pilihan, TMCI juga bakal meluncurkan beberapa varian facelift. Sebelumnya TMCI sudah memperkenalkan dua model baru, Skutik Dazz DFI dan Apache RTR 200.