Penyelam hilang di Nusa Penida
Penyelam hilang di Nusa Penida
83 / 100 SEO Score
Upaya Pencarian Penyelam Yang Hilang Di Nusa Penida
                                      Upaya Pencarian Penyelam Yang Hilang Di Nusa Penida

Duakali.net – Tohir, 20, warga Dusun Bangsal, Desa Labuan, Kecamatan Taliwang, Sumbawa Barat, NTB hilang saat menyelam untuk mencari tanaman laut jenis Akar Batu di Perairan Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Jumat (1/11) pagi.

Hingga saat ini korban belum ditemukan. Korban Muhammad Tohir yang tinggal pada sebuah tempat kos di Banjar Sampalan, Desa Batununggul, Nusa Penida ini, saat diving tengah mencari Akar Batu bersama seorang temannya asal NTB, Daim, 25, pada Jumat sekitar pukul 10.30 Wita.

Kronologi Hilangnya Penyelam Di Perairan Nusa Penida

Tim SAR menyisir area Nusa Penida Untuk melakukan Pencarian Korban
                     Tim SAR menyisir area Nusa Penida Untuk melakukan Pencarian Korban

Tak hanya korban, temannya yakni Daim dalam keadaan kelelahan saat sampai di atas permukaan laut karena kekurangan oksigen. Diduga korban tenggelam karena kehabisan oksigen ketika menyelam pada kedalamam 30 meter, pasalnya mereka hanya menggunakan sebuah tabung oksigen untuk berdua.

Setelah peralatan siap mereka turun ke laut kemudian langsung menyelam ke kedalaman 30 meter sambil terus mencari tanaman akar batu. Kemudian mereka mengikuti arus bawah laut sekitar 50 meter sambil tetap melihat-lihat tanaman Akar Batu. 30 menit menyelam Daim mengecek kapasitas oksigen yang ada di tabung dan ternyata sudah habis.

Baca Juga : 6 Tempat Wisata Populer Di Solo

Selanjutnya Daim mengecek keberadaan korban yang ada di belakangnya dan ternyata korban sudah tidak bersamanya/hilang. Karena kapasitas oksigen sudah habis, Daim berusaha berenang ke permukaan laut. “Karena kekurangan oksigen Daim agak lemas,” ujarnya.

Selanjutkan Daim dan beberapa warga sekitar berusaha mencari korban di laut dengan menyelam, namun tidak ditemukan. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Nusa Penida, petugas pun turun melakukan pencarian, namun sampai saat ini belum ditemukan. “Petugas masih mencari korban,” katanya.