Memiliki rupa yang cantik dan kepiawaian dalam berakting, popularitas Chelsea Inslan dalam dunia hiburan semakin gemilang. Hanya dalam waktu yang singkat, artis cantik kelahiran 2 Juni 1995 itu telah menjelma menjadi sosok bintang papan atas di Indonesia yang diidolakan masyarakat.

Debut pertamanya di film yang bertajuk Refrain di tahun 2013 sukses merebut perhatian masyarakat di Indonesia. Walaupun hanya diperankan sebagai pemeran pendukung, namun di film-film berikutnya ia sukses mendapat peran sebagai tokoh utama.

Lahir di Washington DC, Chelsea Islan memulai karirnya di dunia hiburan Tanah Air dengan menjadi seorang model. Namanya pun mulai dikenal saat ia menjadi model di video klip lagu band Noah yang bertajuk Tak Lagi Sama. Walaupun ia tampil dalam durasi yang terbilang singkat, namun penampilannya sudah mampu mencuri minat para pencari bakat di Indonesia.

Berbekal ilmu di panggung teater dan mampu berakting dengan begitu piawai, akhirnya Chelsea memperoleh peran sebagai bintang utama dalam film yang bertajuk Merry Riani dan Street Society yang ditayangkan pada 2014 lalu.

Berkat aktingnya di film Street Society, Chelsea Islan sukses mendapatkan penghargaan sebagai pemeran wanita terbaik dalam penghelatan ajang Piala Maya 2014. Bagi artis pendatang baru seperti Chelsea, tentunya penghargaan tersebut menjadi sebuah prestasi yang begitu membanggakan.

Selain memiliki kepiawaian dalam berakting di film drama, Chelsea Islan juga rupanya pintar berakting di film bergenre komedi. Hal ini dibuktikan dengan penampilan aktingnya di sereal komedi ‘Tetangga Masa Gitu?’ yang sampai saat ini episode terbarunya masih ditayangkan di televisi.

Pada tahun 2015, karir Chelsea Islan semakin gemilang. Ia tampil di beberapa film televisi dan layar lebar sebagai model dan juga pemain film, yakni ‘Dibalik 98’, Guru Bangsa:Tjokroaminoto, dan sereal drama komedi berjudul ‘Love You, Love You Not’.

chelsea-islan

Berkat aktingnya yang apik di film ‘Di Balik 98’, Chelsea Islan kembali menorehkan sebuah penghargaan sebaga pemeran utama wanita terbaik di penghelatan IMA 2015. Tidak hanya itu saja, dalam ajang Indonesia Movie Awards 2015, film itu juga dinobatkan sebagai film terbaik.

Di tahun yang sama, Chelsea kembali didaulat sebagai Actress of the Year dalam ajang Indonesian Choice Awards 2015. Hebatnya lagi, di tahun 2016, ia pun berhasil mengalahkan nama-nama pemain yang lebih senior darinya seperti Acha Septriasa dan Dian Sastro Wardoyo dengan mendapatkan penghargaan yang sama.

Sejak memutuskan untuk terjun ke dunia hiburan sejak tahun 2013 lalu, wanita berzodiak Virgo ini tidak pernah mengenal kata lelah dalam meningkatkan kemampuannya berakting. Tidak hanya belajar akting, Chelsea juga sempat mengikuti les nyanyi, tari, dan juga bahasa.

Semua jerih payah yang dilakukannya pun membuahkan hasil yang membanggakan. Di tahun 2016, Chelsea Islan dinobatkan sebagai Pemeran Utama Wanita Terpuji dalam penghelatan ajang Festival Bandung berkat kepiawaiannya dalam berakting di sebuah film yang berjudul Rudi Habibie. Dalam ajang tersebut, Chelsea mengungguli 3 artis lainnya, yakni Pevita Pearce, Laudya Cynthia Bella, dan juga Bunga Citra Lestari.

Mendapatkan peran sebagai tokoh bernama Ilona di film Rudy Habibie, diakui Chelsea sangatlah sulit, berbeda dengan karakter tokoh lainnya di film-film sebelumnya. “Dari film-film yang sudah saya bintangi, karakter Ilona paling sulit. Kalau Ilona marah, sukanya dipendam. Jadi karakternya itu terasa dalem banget,” jelas Chelsea.

Tahun 2016 ini, Chelsea memainkan total 4 film yang menjadikan namanya semakin popular, diantaranya Pinky Promise, Headshot, 3 Srikandi, dan juga Rudy Habibie. Bagi anda para fans Chelsea, wajib menunggu film terbaru Chelsea Islan yang bertajuk Headshot. Karena ini adalah film action pertama yang dimainkannya.