Dalam memilih untuk menjalin hubungan serius dengan seseorang, terkadang kita merasa dilema untuk menentukannya. Salah satu hal yang menimbulkan rasa dilema itu pada dasarnya adalah kekhawatiran jika orang tua tidak merestui hubungan dengan pasangan yang dipilih.

Umumnya, ada beragmam faktor yang membuat orang tua tak menyukai pilihan kita, yakni agama dan latar belakangnya. Namun, jika kedua hal itu sudah sesuai, namun mengapa mereka tak kunjung merestui hubungan tersebut ?

Berdasarkan sebuah studi dari Evolutionary Behavioural Sciences menyebutkan bahwa seseorang khususnya wanita punya selera yang beragam untuk mencari pasangan hidup dengan selera ketika ia mencarikan saudaranya pasangan hidup.

Dalam penelitian ini terlibat sejumlah wanita yang menderetkan 120 kualitas pria dengan standar karakter yang terpenting sampai yang tidak penting untuk dijadikan sebagai calon pasangan hidupnya. Setelahnya, para wanita itu diminta untuk menderetkan juga kualitas karakter untuk calon pasangan hidup saudaranya.

Usai mengurutkan karakter kualitas tersebut, didapatkan hasilnya yang menunjukkan bahwa pria yang memiliki kharisma dan humor tinggi, serta hebat di ranjang merupakan kualitas pria yang mereka cari untuk dijadikan sebagai pasangan hidupnya.

Sedangkan, kala memilihkan calon pasangan hidup untuk saudaranya, sebagian besar dari wanita tersebut menyukai pria yang sifatnya perhatian, perasa, baik, rajin, serta bertanggung jawab.

Dari studi tersebut, dapat dibuktikan bahwa tiap orang akan memilihkan pasangan hidup untuk saudaranya dengan standar yang lebih tinggi jika disandingkan standar pasangan hidup untuk dirinya sendiri.

Dengan demikian sama halnya dengan setiap orang tua yang punya standar tinggi ketika memilihkan calon pasangan hidup untuk anak-anak yang dicintainya. Pasalnya, setiap orang tua menginginkan agar anak-anaknya memiliki keturunan yang baik dan sesuai dengan harapannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here