Selama bulan puasa, kebutuhan kita akan vitamin tetap harus kita perhatikan, hal ini yang coba dimanfaatkan oleh sebagian orang dengan membuka usaha buah dadakan pada Ramadan 1437 Hijriah ini.

Rojali, adalah salah seorang tukang ojek  yang mencoba mendulang rezeki dengan  berjualan buah timun suri dan blewah pada masa Ramadan ini. “Saya jualan buah ini hanyalah di bulan puasa saja. Pasalnya saya melihat banyak orang yang mencari buah ini. Apalagi pada ketika hendak berbuka puasa.”

Menurut Rojali, timun suri dan blewah ialah buah paling banyak dicari oleh orang yang hendak berbuka puasa, karena buah ini punya kadar air yang sangat tinggi sehingga dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa. Kegiatan berjualan ini sudah dilakoninya sejak tahun 2010, dan menurutnya keuntungan berjualan buah ini dari tahun ke tahun semakin meningkat.

Dia memutuskan untuk berjualan di sekitar pinggir kali Kanal Banjir Timur (KBT), karena menurutnya daerah ini sangat strategis dan banyak dilewati oleh orang. “Saya juga tidak usah mengontrak lapak untuk berjualan, paling hanya biaya kebersihan saja, dua ribu rupiah sehari”

Ada pula pedagang baju yang banting setir menjual buah buahan dadakan ini, sebab menurut mereka berjualan buah lebih menjanjikan keuntungan yang lebih besar, lantaran orang berpuasa banyak yang berbuka dengan makan buah sebab selain mengandung banyak vitamin, buah ini juga memilki rasa manis yang alami tanpa membuat tenggorokan menjadi radang. Buah yang banyak dijual juga pada saat Ramadan adalah semangka dan melon.