Mendagri Siap Bantu Daerah yang Terancam Batal Gelar Pilkada

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaporkan ada 68 daerah yang masih belum siap menggelar Pilkada serentak 2015 karena tersangkut masalah anggaran. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan, pemerintah pusat siap membantu membantu daerah.

“Nanti kalau daerah tidak siap, akan diberikan payung hukumnya,” kata Menteri Tjahjo di Kompleks di Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2015).

Tjahjo memang mengakui ada permasalahan di beberapa daerah karena mereka sempat menganggarkan biaya Pilkada di APBD 2015. Pasalnya, masa jabatan kepala daerah di beberapa wilayah yang mengalami kendala itu baru usai pada 2016 mendatang.

Karena beberapa daerah tersebut tidak sempat menganggarkan biaya Pilkada 2015 dalam APBD mereka, maka Kementerian Dalam Negeri akan mengeluarkan aturan untuk dijadikan dasar mengalokasikan anggaran Pilkada.

“Kita akan beri kesempatan daerah dalam menganggarkan. DPR juga telah membentuk panitia untuk melihat kesiapan Pilkada serentak ini,” kata dia.

Tjahjo pun menegaskan, hingga kini hanya ada delapan daerah yang masih bermasalah dengan anggaran Pilkada 2015. “Enggak, enggak (68 daerah) semua sudah siap. Hanya ada beberapa daerah yang masih dipertanyakan. Delapan daerah yang masih belum siap karena masih bermasalah dengan pengajuan dari KPUD saja,” ungkap dia.

LOV

Sumber : metrotvnews.com