Meleset dari Sasaran, Serangan Koalisi di Yaman Kenai Permukiman

Sanaa: Serangan udara koalisi negara Arab menyebabkan ledakan besari di ibu kota Yaman, Senin (20/4/2015). Tujuan utama serangan ini adalah gudang senjata terbesar di area Fag Atan.

Hakim al-Masmari, pemimpin redaksi Yemen Post, mengatakan pada Al Jazeera bahwa gudang senjata itu tidak terkena misil jet tempur.

“Kami telah mengirim reporter ke lokasi untuk mengonfirmasi serangan itu meleset dari gudang senjata. Jatuhnya misil jauh dari sasaran,” tutur al-Masmari.

Sejumlah warga Sanaa mengaku serangkaian serangan jet koalisi menimbulkan gelombang kejut besar ke seluruh penjuru kota, termasuk di wilayah permukiman.

“Sebuah misil yang jatuh di sekitar wilayah ini menghancurkan sebuah rumah. Tarikan udara dari ledakan ini cukup kuat, sehingga membuat anak saya terjatuh ke lantai,” tulis akun @malanesi di Twitter, yang menambahkan tagar #yemen.

Asap berbentuk jamur, yang muncul dari lokasi ledakan, terlihat di langit Fag Atan, wilayah barat Sanaa.

“Langit-langit dan lampu berjatuhan karena ledakan tersebut,” ucap Mohammed Mohsen, salah satu warga, seperti dikutip Associated Press.

Serangan yang meleset ini juga berimbas pada gedung KBRI di Sanaa. Menurut Kepala Sub Direktorat Repatriasi dan Bantuan Sosial Kementerian Luar Negeri RI Aji Surya, dua staf terluka dan sekitar 90 persen bagian gudang KBRI di Sanaa rusak akibat serangan tersebut.

Arab Saudi dan negara Teluk lainnya memulai serangan udara terhadap pemberontak Houthi di Yaman pada 26 Maret. Houthi telah menguasai Sanaa pada September lalu dan memperluas kekuasaannya ke berbagai kota lain di Yaman.

Sejumlah negara, termasuk Indonesia, beramai-ramai mengevakuasi warganya dari wilayah konflik di Yaman.

WIL

Sumber : metrotvnews.com