Kasus terbongkarnya pengguna kendaraan mobil mahal yang tak di lengkapi surat-surat resmi beberapa kali terjadi di Jakarta. Ada yang beranggapan jikalau ini lantaran mereka tidak kepingin membayar pajak tahunan yang sangat mahal, sampai menyentuh ratusan juta.

Menanggapi perihal tersebut, Irmawan Poedjoadi, Chief Excutive Officer McLaren Jakarta, yang merupakan distributor resmi McLaren di Indonesia menyangkal kalau konsumennya berperilaku seperti itu. Semua konsumen yang melalui pihaknya, punya kelengkapan surat dan nomor polisi resmi.

Tentu tidak, pastinya mereka yang membeli dengan resmi (di McLaren Jakarta) akan disayangkan kalau tidak dilengkapi surat-surat. Bagi kami itu hanya rumor saja, disaat peluncuran produk sport series pertamanya 570S di Jakarta, pada hari Kamis kemarin.

Irmawan berupaya meyakinkan, konsumen McLaren Jakarta juga memang lebih banyak yang diarahkan, untuk melakukan pembelian secara kredit dengan pihak leasing.

“Jikalau nantinya menggunakan pihak leasing, tidak mungkin kendaran yang dibeli tidak punya BBN KB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor), dan dalam prosedur kreditnya, tapinya mereka atau pihak Bank, harus memegang surat-surat resmi seperti Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), sebagai jaminan. Dengan itu, otomatis plat nomor yang terpasang di mobil kami adalah resmi,” imbuh Irmawan.

Terlepas dari pajak yang tinggi tersebut, tambah Irmawan, para konsumennya juga sudah mengetahui apa yang harus mereka bayar nantinya, ketika membeli mobil McLaren “Lagipula mereka tiap tahunnya hanya membayar pajak satu persen dari nilai yang sebenarnya atau harga belinya,” tutur Irmawan.