MatahariMall.com Gandeng Credit Suisse dan Bank of America

Mataharimall.com hari ini Senin (20/4/2015) mengumumkan penunjukan Credit Suisse dan Bank of America Merrill Lynch untuk memimpin pendanaan babak pertama sebesar USD200 juta.  Selain itu, Rothschild ditunjuk sebagai Financial Advisor Grup Lippo, dalam transaksi tersebut.

“Kami menyambut baik minat positif dari para investor. Dalam beberapa bulan terakhir, MatahariMall menempuh banyak kemajuan dan sekarang waktu yang tepat untuk menjajaki kerjasama ini. Kami senang dapat bekerja dengan Credit Suisse dan Bank of America untuk mencari mitra yang memiliki visi yang sama dengan kami,” kata John Riady dari Grup Lippo.

MatahariMall.com mengumumkan bahwa dana USD200 juta tersebut akan digunakan untuk mengeksekusi strateginya. CEO MatahariMall Hadi Wenas mengatakan, “Ini merupakan peluang terbesar di Asia Tenggara. Modal ini memungkinkan kami fokus menjalankan bisnis tanpa gangguan untuk mencapai tujuan yang kami percayai: untuk mendominasi eCommerce di Indonesia.”

“Indonesia, negara terbesar di Asia Tenggara, semakin aktif secara online dan momentumnya signifikan di seluruh ranah eCommerce Indonesia,” kata Chris Gammons, Head of Southeast Asia Investment Banking, Bank of America Merrill Lynch.

“Hal ini didorong oleh tiga tren, yaitu pertumbuhan ekonomi yang kuat, tren urbanisasi, dan adopsi teknologi yang cepat. Dengan rekam jejak keberhasilan membangun bisnis terutama di Indonesia, dan dengan sinergi eCommerce yang dimiliki, Grup Lippo sudah berada di posisi yang baik untuk berada di garis depan dalam dinamika sektoral eCommerce yang menarik.”

MatahariMall diklaim telah berhasil memperluas basis produk dan penjualan yang signifikan, mengoperasionalkan fullfilment center eCommerce, merekrut jajaran tech entrepreneur untuk memimpin perusahaan ini, termasuk CEO Hadi Wenas dan Chairman Emirsyah Satar, yang sebelumnya menjabat sebagai CEO di maskapai Garuda Indonesia, serta Vice Chairman Rudy Ramawy, yang sebelumnya adalah Country Director Google Indonesia.

Grup Lippo dinilai masuk ke ranah eCommerce di saat yang tepat. Ekosistem digital Indonesia sedang berada di titik critical inflection. Tahun ini, penetrasi Internet akan melampaui 30%. Jumlah penjualan ritel online hanya kurang dari 1% dari total penjualan ritel, tetapi diproyeksikan akan tumbuh sepuluh kali lipat dalam lima tahun mendatang.

ABE

Sumber : metrotvnews.com