Rider Repsol Honda, Marc Marquez, memperingatkan timnya bahwa motor RC213V masih memiliki sedikit masalah pada akselerasi dan rem. Alhasilnya ia pun telah menilai ada yang harus diperbaiki pada kuda besi tunggangannya itu untuk di seri balapan selanjutnya.

Sejauh ini Honda bekerja keras berjuang penuh tuk bisa mengembangkan motornya karena adanya perubahan baru dari MotoGP yakni unit kontrol perangkat lunak (ECU) serta pada ban. Biarpun finis di posisi tiga di Sirkuit Losail, hasil tersebut ternyata tak membuat Marquez puas dan menuntut pabrikan asal Jepang itu segera menambah akselerasi pada motornya.

Kurangnya daya pacu serta akselerasi motor menjadi faktor utama sulitnya Marquez finis di depan Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso. Hasil di GP Qatar pun menjadi bahan evaluasi yang pemilik gelar juara MotoGP 2013 dan 2014 tersebut.

“Kami bekerja sangat keras di sepanjang akhir pekan mencoba tuk menemukan sasis terbaik, paket terbaik untuk balapan. Benar-benar sulit untuk menyalip Dovi, tapi tetap saya sangat senang dengan pekerjaan Honda,” tutur Marquez.

“Jadi alasannya itu ialah di dua minggu yang lalu kami berada satu detik lebih lambat per lap dari dua orang ini (Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso), biarpun kami baru saja selesai dua detik di belakangnya,” tuntas sosok berusia 23 tahun tersebut.