Mantan Walkot Tarakan Dilaporkan ke Bareskrim

Jakarta: Mantan Wali Kota Tarakan Jusuf Serang Karim dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Jusuf dilaporkan karena merangkap jabatan Wali Kota dan Komisaris PT PLN Kota Tarakan.

“Kami mempertanyakan tentang rangkap jabatan Jusuf atas penunjukkannya sebagai Komisaris di PLN Tarakan. Kami juga mempertanyakan proses peralihan perusahaan (PT PLN Persero ke PLN Kota Tarakan) atas usulannya yang tidak melalui persetujuan DPRD,” kata Ketua Koordinator LSM GARUDA Akbar Syarif di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (1/4/2015).

Tak hanya GARUDA, beberapa aliansi pegiat antikorupsi seperti Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Kaltim dan National Corruption Watch (NCW) ikut melaporkan Jusuf. Mereka membawa beberapa dokumen sebagai bukti.

“Dokumen berupa akta notaris dia sebagai komisaris. Pencairan subsidi APBD Tarakan, kan subsidi tidak boleh dicairkan swasta,” imbuh perwakilan Koalisi Pegiat Antikorupsi Kaltim dan Kaltara, Taufiqurahman.

Kerugian negara akibat penyalahgunaan wewenang pria yang berkuasa pada periode 2003-2009 diduga mencapai puluhan miliar. “Karena dia mendapatkan kompensasi, fee atau gaji bulanan. Selain jabat Wali Kota digaji juga oleh PLN,” tambahnya.

TRK

Sumber : metrotvnews.com